Breaking News:

VIDEO Satu Keluarga Besar Jadi Korban Tenggelam Kapal KM Wicly, Niatnya Ingin Lebaran ke Dabok

Hal ini disampaikan Darwis satu di antara keluarga dekat korban yang sedang menunggu kabar pencarian keluarganya yang belum ditemukan.

Tribunjambi/Hasbi
Satu Keluarga Besar Jadi Korban Tenggelam Kapal KM Wicly, Niatnya Ingin Lebaran ke Dabok 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Berniat ingin silaturahmi lebaran dengan keluarga yang tinggal di Dabok Kecamatan Singkep, Provinsi Kepulauan Riau, satu keluarga jadi korban kapal KM Wicly Jaya Sakti yang tenggelam di perairan Tanjab Timur pada Sabtu (22/5/2021).

Satu keluarga tersebut berangkat dari Desa Air Hitam Laut, Kecamatan Sadu, Tanjab Timur ke Dabok Singkep berjumlah sembilan orang.

Hal ini disampaikan Darwis satu di antara keluarga dekat korban yang sedang menunggu kabar pencarian keluarganya yang belum ditemukan.

Kata Darwis, keluarga yang pergi silaturahmi itu berjumlah 9 orang keluarga besar, ada neneknya, anak menantu hingga cucunya.

"Enam orang sudah ditemukan, lima orang selamat satu orang meninggal dunia, tiga orang masih dalam proses pencarian," katanya, Minggu (23/5/2021).

Darwis mengatakan, korban meninggal yang ditemukan pada pukul 22:00 WIB Sabtu malam bernama Bunga Ateng usia 54 tahun merupakan nenek dari keluarga besar tersebut.

Untuk keluarga yang ditemukan dalam keadaan meninggal akan dibawa ke Desa Air Hitam Laut, Kecamatan Sadu untuk dimakamkan.

Sementara, keluarga yang lainnya masih menunggu kabar terbaru dari petugas yang melakukan pencarian.

Diketahui, keluarganya yang masih dalam proses pencarian berjumlah masih tiga orang satu jenis kelamin laki-laki dan dua perempuan.

"Saat ini kami masih menunggu kabar terbaru proses pencarian keluarga kami yang lainnya, kami berharap dalam waktu dekat agar segera ditemukan," pungkasnya.

https://youtu.be/I2JomjFHNz0

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved