Breaking News:

Tips Kesehatan

Meski Enak, Ternyata Keripik Kentang Jadi Penyumbang Terbesar Kenaikan Berat Badan

Banyak orang memilih makanan untuk mengalihkan stres yang mereka alami. Mulai dari es kopi, boba milk tea, roti, cake, cokelat, hingga keripik kentan

Editor: Suci Rahayu PK
Shutterstock
Ilustrasi keripik 

TRIBUNJAMBI.COM - Banyak orang memilih makanan untuk mengalihkan stres yang mereka alami.

Mulai dari es kopi, boba milk tea, roti, cake, cokelat, hingga keripik kentang.

Tak heran jika berat badan melonjak naik, mengingat berbagai aktivitas fisik juga sangat berkurang  selama pandemi.

ilustrasi
ilustrasi (ist)

Hal lain yang harus dilakukan adalah mengurangi beberapa makanan yang kurang sehat, yang kemungkinan besar berkontribusi pada kenaikan berat badan Anda selama setahun terakhir.

Anda tak perlu memperbaiki pola makan dalam sekejap. Cukup fokuskan diri untuk menghindari makanan, yang menurut sains berkaitan erat dengan bertambahnya berat badan, yaitu keripik kentang.

Semua orang sepertinya sepakat bahwa keripik kentang memang enak, tapi Anda perlu tahu bahwa keripik kentang adalah penyebab utama meningkatnya berat badan.

Baca juga: Trailer Ikatan Cinta 21 Mei 2021, Teror Bertubi-tubi Riki Bikin Elsa Kalang Kabut

Baca juga: Gejala Darah Tinggi yang Perlu Diwaspadai, Sakit Kepala dan Pandangan Kabur

Faktanya, satu studi New England Journal of Medicine menemukan, keripik kentang adalah makanan nomor satu yang paling dekat hubungannya dengan penambahan berat badan selama periode empat tahun.

Peneliti Harvard yang melakukan penelitian melacak berat badan lebih dari 120.000 peserta selama empat tahun.

Rata-rata, berat badan peserta bertambah sekitar 1,5 kilogram selama jangka waktu tersebut, dan perubahan berat badan selama empat tahun itu paling terkait dengan asupan keripik kentang, yang menurut peneliti menyumbang hingga setengah kilogram.

Lantas, bagaimana makan keripik kentang bisa menyebabkan penambahan berat badan?

Ilustrasi kelebihan berat badan pada anak
Ilustrasi kelebihan berat badan pada anak (Shutterstock)

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved