Breaking News:

Ketersediaan Bahan Pangan Menjaga Stabilitas Inflasi di Provinsi Jambi

Berdasarkan data BPS Provinsi Jambi, pada April 2021 Provinsi Jambi mengalami deflasi bulanan sebesar 0,34% (mtm).

Penulis: Vira Ramadhani | Editor: Rahimin
tribunjambi/vira ramadhani
Pj Gubernur Jambi Hari Nur Cahaya Murni saat meninjau ketersediaan pangan. Ketersediaan Bahan Pangan Menjaga Stabilitas Inflasi di Provinsi Jambi 

Deflasi utamanya didorong oleh penurunan harga yang terjadi pada cabai merah (andil -0,40%), angkutan udara (andil -0,07%), cabai rawit (andil -0,06%), beras (andil -0,03%) dan sabun cair/cuci piring (andil -0,02%).

Sementara itu, deflasi lebih dalam tertahan oleh beberapa komoditas yang mengalami inflasi antara lain sawi hijau (andil 0,11%), jeruk (andil 0,10%), daging ayam ras (andil 0,06%), daging sapi (andil 0,05%) dan jengkol (andil 0,04%).

Kabupaten Bungo:

Bulanan : deflasi 0,26% (mtm)

Tahun Berjalan : inflasi 0,12% (ytd)

Tahunan : inflasi 2,20% (yoy)

Deflasi utamanya didorong oleh kenaikan harga yang terjadi pada cabai merah (andil -0,44%), cabai rawit (andil -0,04%), telur ayam ras (andil -0,02%), bawang merah (andil -0,01%) dan ikan serai (andil -0,01%).

Sementara itu, deflasi lebih dalam tertahan oleh beberapa komoditas yang mengalami inflasi antara lain daging ayam ras (andil 0,08%), jeruk (andil 0,04%), bayam (andil 0,04%), petai (andil 0,04%), dan ikan tongkol (andil 0,03%).

Mempertimbangkan kondisi terkini serta kebijakan pemerintah maupun pelaku usaha, tekanan inflasi pada Mei 2021 di Provinsi Jambi diprakirakan tetap terkendali.

“Tekanan inflasi disebabkan tingginya permintaan barang dan jasa pada periode HBKN Ramadhan dan menjelang hari raya Idul Fitri,” ungkapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved