Breaking News:

Berita Kota Jambi

Ditangkap Warga Berbuat Tak Senonoh di Tanah Kosong di Pamenang Merangin, Orangtua Korban Geram

Tertangkap warga sedang berduaan dan diduga berbuat tidak senonoh, AM (21) dilaporkan ke polisi oleh orang tua perempuan.

dokumen polisi
Ditangkap Warga Berbuat Tak Senonoh di Tanah Kosong, AM Dilaporkan ke Polisi Oleh Orang Tua Korban 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Tertangkap warga sedang berduaan dan diduga berbuat tidak senonoh, AM (21) dilaporkan ke polisi oleh orang tua perempuan.

Sepasang remaja tertangkap basah sedang berduaan dan diduga sedang berbuat tidak senonoh di sebuah tanah kosong yang berada di Kelurahan Pamenang, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin.

Kedua pasangan tersebut yakni AM (21) dan anak dibawah umur yakni RSN (13) merupakan warga Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin.

Kejadian yang terjadi pada Rabu (19/5/2021) sekitar pukul 23.00 WIB itu tidak diterima orang tua si perempuan yang masih di bawah umur tersebut.

Kapolsek Pamenang, IPTU Fatkurrohman menyebutkan bahwa orang tua perempuan tersebut tidak terima dan melaporkan ke polisi.

Kapolsek menceritakan bahwa keduanya tertangkap basah oleh warga diduga sedang berbuat tidak senonoh.

Oleh warga, pelapor saat itu dibangunkan pada Kamis (20/5/2021) sekitar pukul 2.00 WIB memberitahukan anaknya ketangkap warga.

"Tidak terima anaknya disetubuhi pelaku, ayah korban melaporkannya ke polisi," ujarnya Kapolsek, Senin (21/5/2021) malam.

Kata Kapolsek, setelah mendapatkan laporan tersebut pelaku pun diamankan Unit Reskrim Polsek Pamenang.

Dari hasil interogasi, pelaku mengakui bahwa perbuatan tidak terpuji dilakukan lebih dari satu kali di tempat yang berbeda.

"Dari interogasi, pelaku mengakui sudah dua kalo menyetubuhi korban di tempat yang berbeda," ungkap Kapolsek.

Menjalankan aksinya, pelaku menyetubuhi korban dengan modus bujuk rayuan hingga korban terpedaya pelaku.

Kapolsek menjelaskan untuk aksi terakhir sebelum ditangkap warga, pelaku mengajak ketemuan dan membawa ke tanah kosong tersebut.

Mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku disangkakan perbuatan Melakukan Persetubuhan Terhadap Anak Dibawah Umur yang tertuang dalam Pasal 81 ayat (2) jo Pasal 82 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan Anak. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)

Penulis: Darwin Sijabat
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved