Berita Daerah

Tempat Wisata di Muaro Jambi Belum Diizinkan Beroperasi

Pasca perayaan Idul Fitri tahun 1442 H semua tempat wisata di Kabupaten Muarojambi hingga kini masih ditutup.

Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Hendri Dunan
TRIBUNJAMBI/DENI SATRIA BUDI
Candi Muarojambi. Menjadi pilihan warga untuk menikmati wisata sejarah. 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Pasca perayaan Idul Fitri tahun 1442 H semua tempat wisata di Kabupaten Muarojambi hingga kini masih ditutup.
Penutupan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Muarojambi sesuai surat edaran Bupati Muarojambi, Masnah Busro. Penutupan tempat wisata ini diputuskan sejak tanggal 16-24 Mei 2021, guna untuk menghindari dari penyebaran kasus Covid-19. Hal itu seperti yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pariwisata di Disparpora Kabupaten Muarojambi, Robi Irwanda.

Baca juga: Vaksinasi Lansia Baru Terealisasi 35 Persen, Nakes dan Pelayan Publik Justru Lebihi Target

Hingga kini belum ada dibolehkan semua destinasi wisata yang ada di Muarojambi yang dibuka hingga batas waktu yang ditentukan.
"Penutupan ini sesuai surat edaran ibu Bupati dan satgas Covid-19 Kabupaten Muarojambi, penutupan ini hingga Muarojambi berubah status dari zona merah Covid-19,"ungkapnya, Rabu (19/5).

Baca juga: Surat Suara PSU di Muarojambi Kurang, KPU Muarojambi Usulkan Penambahan

Ia juga mengatakan, meskipun penutupan tempat wisata yang ada di Kabupaten Muarojambi batas tanggal 24 Mei ini, namun pengelolaan tempat wisata jika ingin membuka harus mendapatkan persetujuan dan ijin dari satgas Covid-19.

Baca juga: Tanda-tanda Gencatan Senjata Israel Vs Hamas Belum Nampak Meski Ratusan Nyawa Sudah Tewas

"Pengusulan pembukaan ini setelah tanggal 24 Mei, itupun jika diizinkan jika tidak ya maka belum boleh membuka dan mengoperasikan semua destinasi wisata yang ada di Kabupaten Muarojambi,"tutupnya. (cbi)

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved