Breaking News:

Presiden Turki Kritik Persetujuan Biden Beli Senjata: Anda Menulis Sejarah dengan Tangan Berdarah

Kritikan pedas Erdogan terhadap Joe Biden merupakan salah satu serangan terkuatnya terhadap presiden AS sejak Biden menjabat pada bulan Januari lalu.

AFP PHOTO/MOHAMMED ABED
Roket terbang di langit malam dari Beit Lahia utara Gaza, ke Israel pada 14 Mei 2021. Israel membombardir Gaza dengan serangan udara dan artileri sebagai respons serangan roket yang dilakukan kelompok Hamas. 

TRIBUNJAMBI.COM - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, menjadi pemimpin negara yang paling lantang mengkritik Israel dan negara barat lainnya.

Erdogan pada hari Senin (17/5/2021) mengecam Presiden Austria dan Presiden Amerika Serikat Joe Biden atas tanggapan mereka terhadap konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Palestina.

Ia mengatakan bahwa Biden telah "menulis sejarah dengan tangan berdarah" karena mendukung upaya Israel.

Hal tersebut disampaikan Erdogan dalam sebuah pidato yang disiarkan televisi secara nasional pada hari Senin.

Kritikan pedas Erdogan terhadap Joe Biden merupakan salah satu serangan terkuatnya terhadap presiden AS sejak Biden menjabat pada bulan Januari lalu.

Baca juga: Kecewa dan Kesal Setiap Hari Terjadi Kasus Begal, Warga Bakar Kantor Polisi

Baca juga: Mengaku Sering Diganggu Mahluk Halus, Satu Keluarga jadi Korban Dukun Asusila, Ada Anak Dibawah Umur

Baca juga: Mengaku Tak Puas dengan Suami, Istri Pilih Tidur dengan Oknum RT

Tidak hanya Austria, Erdogan juga mengkritik Austria karena mengibarkan bendera Israel pekan lalu.

"Saya mengutuk Austria karena menggantungkan bendera negara teror Israel," kata Erdogan, dikutip dari Deutsche Welle.

"Negara Austria tampaknya berusaha untuk membuat Muslim membayar harga untuk (perannya) dalam Holocaust," sambungnya.

Kanselir Austria Sebastian Kurz menyebut langkah mengibarkan bendera Israel itu sebagai tanda solidaritas dengan Israel di tengah bentrokan mematikan itu.

Erdogan, seorang kritikus vokal Israel, telah menghubungi para pemimpin dunia dalam seminggu terakhir.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved