Breaking News:

Israel Tak Mau Kompromi, Gedung Ini Habis Dibombardir Jet Tempur, Qatar Kini Ikut Meradang

Serangan udara Israel menargetkan gedung yang berisi kantor Bulan Sabit Merah Qatar (QRCS) di Gaza, menewaskan 2 warga Palestina.

istimewa
Serangan Jet Tempur Israel di Jalur Gaza. 

Israel Tak Mau Kompromi, Gedung Ini Habis Diserang Jet Tempur, Qatar Meradang

TRIBUNJAMBI.COM-Militer Israel kembali melakukan serangan mematikan yang menargetkan gedung di Kota Gaza, Palestina.

Dua warga Palestina tewas dan 10 orang lainnya terluka saat serangan udara Israel menghabisig gedungyang berisi kantor Bulan Sabit Merah Qatar (QRCS).

Tak lama QRCS mengunggah pernyataan di Twitter bahwa kantornya diserang "oleh pasukan Israel yang menduduki" pada Senin (17/5/2021).

"Bulan Sabit Merah Qatar mengutuk penargetan markas besarnya di Gaza (dan) menegaskan kembali tentang kebutuhan tim bantuan yang bekerja sesuai dengan hukum humaniter internasional," kata QRCS, seperti dilansir dari Al Jazeera pada Senin (17/5/2021).

Baca juga: Jutaan Orang Palestina Bisa Tewas Dalam Hitungan Menit Jika Israel Gunakan 3 Roket Mematikan Ini

Baca juga: Kesaksian Orang Indonesia di Jalur Gaza, Israel Frustasi Lawan Hamas hingga Warga Jadi Sasaran

 

Sekretaris Umum QRCS Ali bin Hassan Al Hammadi mengecam serangan itu, menganggapnya sebagai pelanggaran mencolok terhadap Konvensi Jenewa, yang pernah ditandatangani oleh Israel.

Kementerian luar negeri Qatar juga mengutuk "pemboman pendudukan Israel di Gedung Bulan Sabit Merah".

Institusi tersebut menambahkan bahwa "penargetan lembaga kemanusiaan dan media jelas merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional, norma dan nilai kemanusiaan".

Roket terbang di langit malam dari Beit Lahia utara Gaza, ke Israel pada 14 Mei 2021. Israel membombardir Gaza dengan serangan udara dan artileri sebagai respons serangan roket yang dilakukan kelompok Hamas.
Roket terbang di langit malam dari Beit Lahia utara Gaza, ke Israel pada 14 Mei 2021. Israel membombardir Gaza dengan serangan udara dan artileri sebagai respons serangan roket yang dilakukan kelompok Hamas. (AFP PHOTO/MOHAMMED ABED)

Upaya bantuan

QRCS telah bekerja untuk menanggapi kebutuhan warga Palestina di Gaza di tengah serangan Israel selama sepekan.

Halaman
12
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved