Selamat Tinggal Gojek Selamat Datang GoTo, Gojek dan Tokopedia Merger
Dua perusahaan berbasis aplikasi online, Gojek dan Tokopedia akhirnya resmi merger. Gojek dan Tokopedia bergabung di bawah payung grup GoTo.
TRIBUNJAMBI.COM – Dua perusahaan berbasis aplikasi online, Gojek dan Tokopedia akhirnya resmi merger.
Gojek dan Tokopedia bergabung di bawah payung grup GoTo.
Gojek maupun Tokopedia sama-sama mengunggah video berisi pengumuman merger di akun YouTube resmi masing-masing.
CEO Tokopedia William Tanuwijaya dalam sebuah posting di akun Facebook miliknya mengunggah kabar yang sudah lama berembus ini.
Menurut William, nama GoTo adalah singkatan dari "Gojek" dan "Tokopedia", sekaligus melambangkan semangat gotong royong yang melandasi penggabungan keduanya.
"Gabungan Gojek dan Tokopedia dengan kekuatan visi dan misi yang begitu kuat, akan benar-benar mampu mendorong kemajuan bangsa," ujar Wlliam dalam posting yang diunggahnya.
Selain itu, baik Andre Soelistyo dari Gojek akan memimpin GoTo sebagai CEO Group GoTo.
Presiden Tokopedia Patrick Cao akan menjabat sebagai Presiden GoTo. Andre juga akan terus memimpin bisnis pembayaran dan layanan keuangan yang dinamakan GoTo Financial.
GoTo Financial mencakup layanan GoPay serta layanan keuangan dan solusi bisnis mitra usaha.
Sementara itu, Kevin Aluwi akan tetap menjabat sebagai CEO Gojek, demikian juga dengan William yang tetap menjadi CEO Tokopedia.
Baca juga: Ratusan Mitra Driver Gojek Divaksinasi Covid-19 oleh Pemerintah Kota Jambi
Baca juga: Cara Membeli Pelatihan Kartu Prakerja di Tokopedia, Bukalapak, Pintaria (1)
Baca juga: Penularan Covid-19 di Provinsi Jambi Masih Kerap Terjadi, Seminggu Tambah 348 Orang
Baca juga: Malunya Suami Nikita Willy Ditantang Bos Gojek Tunjukan Saldo Gopay: Wah Kita Cuma 400 Ribu Nih
"Hari ini adalah hari yang sangat bersejarah dengan dibentuknya Grup GoTo serta menandai fase pertumbuhan selanjutnya bagi Gojek, Tokopedia, dan GoTo Financial," ujar Andre Soelistyo dalam keterangan resmi yang diterima KompasTekno, Senin (17/5/2021).
Menurut pihak GoTo, per Desember 2020, grup tersebut memiliki lebih dari 2 juta mitra driver, lebih dari 11 juta mitra usaha (merchant), dan lebih dari 100 juta pengguna aktif bulanan, serta berkontribusi 2 persen terhadap total PDB Indonesia. Grup GoTo disokong oleh sejumlah investor besar dari dalam dan luar negeri, termasuk Alibaba, Astra International, Facebook, Google, KKR, Visa, Telkomsel, serta Tencent dan Temasek.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gojek dan Tokopedia Resmi Merger Menjadi GoTo",