Berita Kerinci

Mendengar Nyanyian Alam di Wisata Alam Hutan Bambu Buluh Perindu di Kerinci

Di Kabupaten Kerinci cukup banyak objek wisata, terutama wisata alam. Yang kekinian dan satu-satunya di Kerinci adalah objek wisata buluh perindu. 

Penulis: Herupitra | Editor: Nani Rachmaini
Istimewa
Tribun Jambi, Minggu (16/5/2021) menyambangi wisata alam yang terletak di Desa Baru Semerah, Kecamatan Tanco, Kabupaten Kerinci, Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Di Kabupaten Kerinci cukup banyak objek wisata, terutama wisata alam. Yang kekinian dan satu-satunya di Kerinci adalah objek wisata buluh perindu. 

Tribun Jambi, Minggu (16/5/2021) menyambangi wisata alam yang terletak di Desa Baru Semerah, Kecamatan Tanco, Kabupaten Kerinci, Jambi. Lokasinya hanya 15 menit dari pusat Kota Sungaipenuh, dan hanya tiga menit dari Bandara Depati Parbo. 

Di sekitar lokasi ini juga terdapat wisata lainnya, seperti Pantai Indah, Pantai Pasir Panjang, dan Kolam Pertiwi. Untuk bisa masuk objek wisata ini hanya harus membayar Rp 5000 perorang, itu sudah termasuk untuk parkir motor. 

Suasana sejuk dan asri, langsung terasa saat memasuki kawasan Hutan Bambu Buluh Perindu. Sepanjang jalan menuju lokasi, dari pintu masuk, mata dimanjakan dengan keindahan alam nan menggoda. Bangunan berbahan bambu ikut menghiasi jalan menuju lokasi.

Keberadaan objek wisata Buluh Perindu ini, mengingatkan kita pada Sagano Bamboo Forest, wisata hutan bambu yang sangat populer di Jepang.

Diantara rumpun bambu satu dengan yang lain, membentuk lorong untuk dilewati. Dedaunan tampak lebat diantara batang bambu, hijau dan membuat suasana semakin asri. 

Daun-daun yang berguguran di bawah pun menambah keindahan dari tempat ini. Ketika angin bertiup, daun bambu seolah menari-nari hingga menimbulkan suara gemericik yang khas. 

Batang bambu pun ikut bergesekan dengan bunyi yang tak kalah menariknya, yang menciptakan nyanyian alam yang memanjakan gendang telinga. Berjalan menyusuri jalanan tanah menuju destenasi, sungguh menenangkan hati dan menjernihkan pikiran. 

Daya tarik utama dari taman ini ini adalah pepohonan bambunya sendiri. Yang tumbuh rindang dan begitu mempesona. Di setiap sudut terlihat pengunjung yang tengah asyik berswafoto. Sendiri maupun bersama-sama dengan teman atau keluarga.

Hijaunya pepohonan bambu menjadi latar belakang yang begitu menarik. Karena indahnya spot jejeran bambu ini, tidak hanya wisatawan saja yang berfoto. Tapi, pasangan yang akan menikah pun memilih tempat ini sebagai spot foto pre-wedding. 

Untuk memanjakan pengunjung yang berswafoto, pihak pengelola menyiapkan baju Jepang lengkap dengan kimono, samurai, dan juga payung ala Jepang. Gerbang dan jembatan di beberapa sudut hutan bambu, juga dibuat dengan konsep Jepang.

Selain itu juga ada kucing raksasa dan badut doraemon. Kucing ini bernama Tom, badut baru yang sengaja didatangkan oleh pengelola hutan bambu Buluh Perindu, untuk menghibur anak-anak selama liburan lebaran.

“Ya, sejak hari pertama lebaran sudah banyak pengunjung yang datang. Tadi Tom dan Doraemon, dikejar-kejar pengunjung untuk diajak berfoto,” kata Candra, Ketua Bumdes Talago Sakti, Desa Baru Semerah.

Candra mengaku, menerapkan protokol Kesehatan kepada semua pengunjung yang hadir, dengan mengharuskan pengunjung memakai masker.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved