Breaking News:

Kaki dan Tangan Terikat, Suami Hanya Bisa Pasrah Saat Istri Dirudapaksa Perampok

epala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Muba Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ali Rojikin mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.00

Editor: Muuhammad Ferry Fadly
Tribunjambi.com
Ilustrasi Rudapaksa 

Tindakan bejat itu dilakukan pelaku saat GS yang merupakan suami korban masih terikat kaki dan tangannya.

"Korban diperkosa pelaku satu kali, setelah itu ia meminta korban memberikan satu unit handphone miliknya," ujar Ali.

Setelah mendapat ponsel itu, pelaku langsung kabur meninggalkan keduanya dalam kondisi terikat.

GS dan AS lalu meminta tolong kepada warga.

Teriakan mereka didengar warga yang membantu melepaskan ikatan itu.

Setelah itu, mereka membuat laporan ke polisi.

Polisi langsung menangkap AR di tempat persembunyiannya di Kecamatan Babat Supat.

"Dari tersangka kita dapatkan barang bukti berupa handphone korban," jelas Ali.

Polres Muba telah menetapkan AR sebagai tersangka.

Pelaku disangka Pasal 289 KUHP tentang asusila dan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman sembilan tahun penjara.

Berita Terkait Lainnya

Sumber : KOMPAS

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved