Breaking News:

Kaki dan Tangan Terikat, Suami Hanya Bisa Pasrah Saat Istri Dirudapaksa Perampok

epala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Muba Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ali Rojikin mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.00

Editor: Muuhammad Ferry Fadly
Tribunjambi.com
Ilustrasi Rudapaksa 

TRIBUNJAMBI.COM - Pasangan suami istri berinisial GS dan AS, menjadi korban perampokan pada Selasa (11/5/2021).

Korban warga Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan.

Pelaku tak hanya mencuri ponsel milik korban, tetapi juga memerkosa AS.

Baca juga: Billy Syahputra Ketahuan Belum Move On dari Amanda Manopo, Pemeran Andin Langsung Lakukan Ini!

Baca juga: NASIB Gadis 18 Tahun Tak Berdaya Hadapi Amukan Ayah saat Silaturahmi Lebaran, Darah Berceceran

Baca juga: Menlu Arab Saudi dan Mesir Serukan Genjatan Senjata di Wilayah Palestina

Pelaku berinisial AR (41) itu telah ditangkap dan diperiksa di Polres Muba.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Muba Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ali Rojikin mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB.

Saat itu, pelaku masuk ke rumah korban menggunakan tangga.

Pelaku berinisial AR itu memanjat melewati jendela rumah korban.

GS dan AS yang sedang tidur pulas terkejut saat dibangunkan pelaku yang menodongkan senjata tajam.

"Pelaku meminta kedua korban untuk diam sembari ditodong pisau. Kemudian kedua korban ini tangan dan kakinya diikat dengan handuk," kata Ali saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Minggu.

Setelah mengikat korban, AR lalu memerkosa AS.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved