Breaking News:

Cerita Pengunjung yang Tersesat di Wisata Sibolangit, Sempat Diperingatkan Seorang Wanita

Perempuan itu tidak melarang mereka masuk, namun mengaku tidak bertanggungjawab jika terjadi hal tak diinginkan pada mereka.

ILUSTRASI 

TRIBUNJAMBI.COM - Tujuh pria tersebut tersesat saat tamasya di Air Terjun Dua Warna dan tidak bisa menemukan jalan pulang.

Mereka adalah Yansen seorang guru privat yang membawa enam muridnya yang memaksa masuk lokasi wisata tanpa pemandu.

Yansen mengaku rombongannya telah diberi peringatan oleh wanita penjual di situ, namun mereka tetap memutuskan tetap masuk ke lokasi wisata.

Wanita tersebut mengatakan lokasi wisata Air Terjun Dua Warna tutup dan tidak ada pemandu.

Baca juga: Arti Mimpi Bertemu Artis, Bisa Jadi Ada Kesuksesan yang Belum Tercapai

Baca juga: Perdana Menteri Israel Sebut Kesalahan Bukan dari Pihaknya: Mereka yang Menyerang Kami

Baca juga: Kekuatan Sniper Hamas, Bisa Lumpuhkan Musuh Berjarak 2 Kilometer dan Dapat Menembus Tembok

Waktu itu masih sekitar pukul 10 pagi.

Perempuan itu tidak melarang mereka masuk, namun mengaku tidak bertanggungjawab jika terjadi hal tak diinginkan pada mereka.

"Ibu pemilik warung tempat kami parkir memang tak mengutip uang. Tapi, ibu itu hanya bilang sama kami, kalau ia tak bertangungjawab atas kejadian apapun jika kami tetap pergi ke Air Terjun Dwi Warna," katanya.

Ia mengakui, sebagian dari mereka agak ragu setelah mendengar peringatan dari pemilik warung.

Setelah berdiskusi, mereka memutuskan melanjutkan perjalanan tanpa pemandu.

Yansen beberapa kali berkunjung ke Air Terjun Dua Warna pada tahun 2010 dan tahun 2011.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved