Breaking News:

Berita Internasional

Joe Biden Minta Hamas Hentikan Serangan ke Israel, Presiden AS Janjikan Ini ke Presiden Palestina

Percakapan telepon ini dilakukan di tengah pertempuran berat antara Israel dan kelompok militan Palestina di Jalur Gaza.

Reuters
Joe Biden, Presiden Amerika 

TRIBUNJAMBI.COM, WASHINGTON - Kembali memanasnya konflik antara militer Israel dan milisi Hamas yang merupakan kelompok terkuat di Palestina saling serang saat ini.

Akibatnya, hampir semua negara saat ini menyerukan perdamaian di jalur Gaza yang dipicu memanasnya konfik militer itu. 

Amerika Serikat sendiri melihat Hamas harus lebih bijaksana dengan menghentikan penyerangan lewat roket tempurnya dan bersama pemerintah Palestina kembali membicarakan perdamaian dengan Israel.

Selalu tidak mudah, namun dunia sangat berharap terjadi perdamaian di wilayah Gaza yang memiliki situs ibadah beberapa agama di dunia.

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas
Presiden Palestina, Mahmoud Abbas ((Alaa Badarneh/EPA))

Percakapan telepon ini dilakukan di tengah pertempuran berat antara Israel dan kelompok militan Palestina di Jalur Gaza.

Biden juga telah mengirim utusan untuk mencoba meredam kekerasan yang telah menewaskan puluhan orang di Gaza dan setidaknya 10 orang di Israel.

Tetapi upaya tersebut belum menunjukkan tanda-tanda kemajuan.

Baca juga: BAHAYANYA Rudal Israel Ini Bila Digunakan, Disebut Bisa Tewaskan Jutaan Orang Dalam Hitungan Menit

Baca juga: Rocky Gerung Kritik Jokowi dengan Pedas, Sebut Kecaman Presiden Soal Agresi Israel Tak Dipandang

Baca juga: Ini Alasan Israel Serang Jamaah Al Aqsa, Habiburokhman: Persis Seperti Belanda Bantai Rakyat Dulu

Biden "menekankan perlunya Hamas untuk berhenti menembakkan roket ke Israel."

Dalam panggilan telepon itu, dua pimpinan negara ini juga menyatakan keprihatinan mereka bersama bahwa warga sipil yang tidak bersalah, termasuk anak-anak, telah menjadi korban.

Biden juga menyampaikan "komitmen AS untuk memperkuat kemitraan AS-Palestina" dan menyoroti keputusan pemerintahannya baru-baru ini untuk mengembalikan bantuan ke Tepi Barat dan Gaza yang diduduki Israel yang sebelumnya dihilangkan mantan Presiden Donald Trump.

Halaman
12
Editor: Andreas Eko Prasetyo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved