Breaking News:

Ini Kendala yang Dihadapi BMKG Jambi saat Melihat Hilal

Sebelumnya, BMKG Jambi sudah memperkirakan pada sebelumnya, bahwa menjelang sore dan sore hari ada potensi hujan ringan

Tribunjambi/Zulkifli
Rukyatul Hilal di Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI - BMKG Jambi temukan kendala terkait cuaca dan minusnya hilal. Hal tersebut merupakan bagian yang akibatkan belum terlihatnya hilal di Jambi. 

Ibnu Sulistiono, Kepala BMKG Jambi menjelaskan, pengamatan hilal dan matahari pada saat matahari terbenam untuk penentuan awal bulan Syawal 1442 H, pengamatan di Kota Jambi di posisi 103 BT dan 1,35 LS.

Menjelang maghrib pada saat matahari terbenam, bulan itu terlihat lebih cepat dari pada waktu terbenamnya matahari. Yaitu tepatnya pada pukul 17.47 WIB.

"Namun saat itu, waktu terbenam mataharinya lebih lambat, yaitu pukul 18.03 WIB," jelasnya, melalui sambungan telepon.

Kata Ibnu, posisi pada saat pengamatan, terlihat hujan cukup deras dalam kategori ringan hingga sedang. 

Untuk ketinggian posisi hilal, sore kemarin (11/05/2021), posisi hilal masih di bawah ufuk. Nilainya yaitu masih minus 4,33 menit. Dan posisi bulan saat itu masih di sebelah selatan, ataupun di bawah matahari.

Ia berujar, kondisi hujan sangat menentukan penentuan 1 Syawal 1442 H. Jadi ketika hujan, hilal tidak akan terlihat. Terlebih ketika hilal masih dinyatakan minus.

Baik di Kota Jambi maupun di 11 kota kabupaten lainnya dalam Provinsi Jambi.

 Berdasarkan sudut pandang BMKG, posisi hilal dapat terlihat minimal nilainya sudah positif, dan kondisi cuaca cerah. Selain itu, terlihat pandangan mendatar serta rukyat tidak terhalang oleh beberapa gangguan.

Gangguan yang dimaksud, yaitu gangguan astronomis maupun gangguan penglihatan mendatar.

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Batanghari Saat Idul Fitri 13 Mei 2021

Baca juga: Prakiraan Cuaca Jambi 13 Mei 2021, Diperkirakan Hujan Petir Siang Hari, Simak Data Semua Daerah

Sebelumnya, BMKG Jambi sudah memperkirakan pada sebelumnya, bahwa menjelang sore dan sore hari ada potensi hujan ringan hingga sedang ketika berlangsungnya pantauan hilal pada beberapa wilayah di Jambi.

Sehingga, karena tidak adanya hilal yang terlihat saat penentuan awal bulan Syawal 1442 H ini, biasanya satu hari setelah pengamatan hilal, maka hilal akan dapat terlihat.

"Jadi kemarin sudah tepat sekali pada saat minus, kemudian Rabu (12/05/2021) bisa dilihat bahwa posisi hilal sudah positif," katanya.

Sehingga, pada saat pengamatan sore ini, dapat dipastikan hilal terlihat. Karena sudah melewati nilai lebih dari plus dua.

"Di Jambi tidak ada pantauan hilal hari ini, karena terkendala dengan cuaca," jelasnya.
.(TribunJambi/Rara Khushshoh Azzahro)

Penulis: Rara Khushshoh Azzahro
Editor: Deddy Rachmawan
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved