Breaking News:

VIDEO Ketahuan Selingkuhi PNS Istri Orang, Karier Oknum Perwira TNI Ini Seketika Hancur

Kasus perselingkuhan ini membuat oknum TNI ini dibebastugaskan. Majelis Hakim PM Tinggi I Medan memberi putusan pada 29 April 2021 terkait kasus ini.

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang perwira TNI ketahuan
selingkuh dengan istri orang yang adalah seorang
PNS, kariernya pun seketika hancur.

Kasus perselingkuhan ini membuat oknum TNI
ini dibebastugaskan. Majelis Hakim PM
Tinggi I Medan memberi putusan pada
29 April 2021 terkait kasus ini.

Hasil putusan kasus perselingkuhan dengan
nomor XX-X/PMT-I/XX/XI/2020(disamarkan,red) itu
bisa diunduh secara bebas di website Mahkamah Agung.

Terpidana merupakan seorang perwira menengah
yang nama dan inisialnya disamarkan. Perwira TNI
sebut saja YY, diketahui sudah memiliki istri dan anak.

Selingkuhan YY, RS merupakan seorang PNS. RS juga
diketahui telah memiliki suami dan dua anak. Dari
surat putusan hakim, kasus diusut bermula dari...

tersebarnya video call vulgar antara YY dan RS.
Video tersebut pun menjadi perbincangan di tempat
dinas keduanya. Diketahui, video call vulgar
tersebut sekira terjadi pada Desember 2019.

Majeli hakim dalam putusannya telah mendapati
fakta-fakta hukum yang kemudian membuktikan
perselingkuhan yang dilakukan YY dan RS.

Fakta-fakta tersebut tertuang pada halaman 52-59
surat putusan hakim. Terpidana diketahui mulai
menjalani pendidikan militer pada tahun 2004 silam.

Ia kemudian kenalan dengan RS dalam sebuah acara
di tempat dinas dan bertukar nomor ponsel.
Sejak saat itu, keduanya mulai rutin berkomunikasi.
Setelah dua minggu, mereka baru tahu bahwa
masing-masing sudah menikah. Selain itu, terdapat
fakta lain yang diungkapkan oleh seorang saksi.
Ia mengatakan bahwa YY dan RS telah melakukan
hubungan suami istri sebanyak 4 kali.

Hubungan tersebut dilakukan pada April hingga
Juni 2019 di rumah dinas YY. Tak hanya itu,
hubungan layaknya suami istri itu juga pernah
dilakukan di dalam mobil di parkiran ruko dan
parkiran kafe. Hubungan intim pertama kali
dilakukan di mobil setelah RS berinisiatif mengajak
YY jalan-jalan. Selain itu, dalam fakta hukum yang
ditulis di surat putusan, disebut pula RS merasa
nyaman dengan YY. Hal ini karena RS diketahui
sering bertengkar dengan suaminya. Terkait video
call vulgar, ternyata RS yang sengaja merekam
hanya untuk iseng.

Halaman
12
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved