Breaking News:

Siapa Sosok Mr M Mafia Alutsista di Kemenhan, Prabowo Persilahkan Connie Bakrie Bongkar Semua

Connie mengatakan hal itu juga mengingat tugas masyarakat besama Kementerian dan Lembaga terkait adalah mengawal anggaran negara termasuk Anggaran Per

Editor: Suci Rahayu PK
ist
Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat jalan bersama dalam rapat yang dihelat di Lapangan Bhinneka Tunggal Ika, Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis, 23 Januari 2020. 

Tanpa adanya transparansi anggaran, kata Connie, akan sulit membangun kepercayaan karena dalam proses CADMID semua hal bisa terjadi.

Ia mencontohkan sinyalemen terbuka dari Komisi 1 DPR RI Tubagus Hasanudin tentang RPerpres dengan anggaran kurang lebih Rp 1.760 triliun dalam modernisasi alutsista 2020 – 2024.

"Apakah sudah melalui tahapan yang benar? Sudahkah disetujui dan dipahami oleh pengguna (TNI) dan oleh Komisi 1? Karena jika benar alokasi PLN tersebut maka seluruh Warga Negara perlu mengetahui karena hal ini memiliki konsekuensi pembayaran utang Luar Negeri yang sangat besar dan akan menjadi beban negara dan Warga Negara," kata Connie.

Tentang Pseudo Indhan atau industri pertahanan semu atau palsu, kata Connie, ia sudah menyampaikannya sejak era Menhan terdahulu bahwa hal termudah untuk melakukannya adalah melalui audit teknologi yang ketat oleh Kementerian dan Lembaga terkait bersama BPK kepada semua pelaku Inhan BUMN dan atau BUMS.

Menurutnya hasil audit teknologi lah yang akan menjawab dan menunjukkan siapa dan apa saja BUMN dan BUMS yang termasuk dalam kelompok pelaku Pseudo Inhan.

"Sehingga diperlukan kemauan keras dan kemampuan Kemhan untuk mewujudkan hal ini bersama Kementerian atau Lembaga terkait terutama BPK," kata Connie.

Selanjutnya, Connie mengaku telah menerima dan mengkonfirmasi kehadiran saya atas undangan untuk menghadap Prabowo dan atau Wamenhan melalui pembicaraan bersama Karo Humas Setjen Kemhan Marsma TNI Penny Radjendra minggu lalu.

Namun demikian, kata Connie, agenda itu dibatalkan mendadak menjelang pertemuan.

Selain itu, kata dia, ia juga telah memenuhi undangan dari pejabat PT TMI atau technology Military Indonesia yang menurutnya sedang mengagendakan pertemuan saya bersama Bapak Menhan pada 11 Mei 2021.

Untuk itu, kata dia, selanjutnya terkait keseluruhan point diatas dapat kami diskusikan langsung bersama Prabowo saat pertemuan tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved