Breaking News:

Berita Muarojambi

Muarojambi Ditetapkan Zona Merah, Candi Muarojambi, Jambi Paradise, Semua Objek Wisata Tutup

Masuknya status sebagai zona merah ini usai Bupati Muarojambi Masnah Busro bersama seluruh forkopimda Muarojambi melaksanakan rapat koordinasi

Tribunjambi/Hasbi
Saat Candi Muarojambi kembali dibuka untuk umum. Pengunjung diminta tetap patuhi protokol kesehatan. 

TRIBUNJAMBITRAVEL.COM, JAMBI - Kabupaten Muarojambi Provinsi Jambi sudah ditetapkan sebagai zona merah dari penularan Covid-19.

Masuknya status sebagai zona merah ini usai Bupati Muarojambi Masnah Busro bersama seluruh forkopimda Muarojambi melaksanakan rapat koordinasi penanangan dan pencegahan penularan Covid-19.

Sementara Kapolres Muarojambi AKBP Ardiyanto juga menyampaikan, saat ini wilayah Muarojambi mengalami peningkatan status, dari zona oranye naik ke zona merah.

Saat ini pasien positif Covid-19 di wilayah kabupaten Muarojambi ada 229 orang, 36 orang rawat di BKD, 12 orang rumah sakit umum, 26 orang di Bapelkes Pijoan.

"Zona oranye tingkat Kecamatan adalah wilayah Jaluko, kemarin kita sudah mengadakan kegiatan yang mengundang para pengusaha pertokoan, pengelola tempat wisata dan tokoh agama tentang status zona merah di Muarojambi. Atas rekomendasikan kepada bupati tempat wisata agar ditutup guna pencegahan penularan Covid-19," kata Kapolres

"Tempat wisata seperti Candi Muara Jambi dan Jambi Paradise untuk sementara ditutup saat liburan Idulfitri sambil menunggu situasi kembali zona orange," tuturnya.

Sementara itu Kadis parwisata pemuda dan olahraga Kabupaten Muarojambi Riduwan menyampaikan.

“Berdasarkan Keputusan Rapat, tempat tempat-tempat wisata yang ada di Muarojambi, seperti Candi Muarojambi, Jambi Paradise, Alam Sebapo, Lubuk Napal, Danau Tangkas dan tempat wisata lainnya akan ditutup. Ini seiring meningkatnya kasus Covid-19 di Muarojambi yang menyebabkan Muarojambi masuk dalam kategori Zona Merah,” ujarnya.

“Penutupan tempat wisata ini agar kita bisa menormalkan lagi Kabupaten Muarojambi dari zona merah menjadi zona kuning atau hijau. Tentunya kebijakan ini kita harus bekerjasama kepada pemilik/pengelola tempat wisata dan masyarakat," katanya

Baca juga: Tata Cara Salat Idul Fitri di Rumah

Baca juga: Kue khas Jambi, Dodol Nanas Bisa Menjadi Camilan Saat Lebaran Hari Raya Idul Fitri

Baca juga: Daftar 3 Kue Lebaran Khas Sarolangun Jambi, Camilan Enak Namanya Unik, Ada Pletek Ketawo

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved