Bikin Geleng-geleng Kepala, Ribuan Warga India Mandi Kotoran Kencing Sapi untuk Menangkal Covid-19

Mereka berkaca dari tahun 2020 lalu, di mana ketika mereka rutin mandi kotoran sapi dan kencing sapi, maka tidak tertular Covid-19.

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
24h
Petugas kesehatan di India melakukan kremasi pada jenazah. 

TRIBUNJAMBI.COM - Mungkin sudah putus asa karena wabah Covid-19 yang semakin menyebar.

Hal itu mengakibatkan kematian hingga ratusan ribu nyawa dan sebagian menganggap Sapi adalah hewan suci.

Bikin geleng kepala, ribuan warga India memiliki mandi kotoran sapi dan kencing sapi.

Mereka berkaca dari tahun 2020 lalu, di mana ketika mereka rutin mandi kotoran sapi dan kencing sapi, maka tidak tertular Covid-19.

Aktivitas mandi kotoran sapi dan kencing sapi ini, viral di jaga dunia maya terutama di jejaring twitter, berdasarkan postingan Reuters Selasa (11/5/2021).

Aktivitas ribuan warga yang tampak dengan khusyuk dan tertib duduk berbaris di sebuah tempat penampungan sapi di Negara Bagian Gujarat India Barat

Bahkan, tampak mereka sibuk mandi kotoran sapi dan kencing sapi.

Melihat sikap mereka ini, sejumlah sikap orang-orang ini, sejumlah dokter hanya bisa geleng kepala.

Apalagi mereka menganggap mandi kencing dan kotoran sapi akan membuat mereka kebal dan tidak tertular Covid-19.

Sementara bagi sudah tertular akan sembuh berkat mandi kotoran dan kecing sapi tersebut sebagai bagian dari terapi.

Baca juga: 50 Gambar Ucapan Selamat Lebaran dan Idul Fitri 1442 Hijriah, Bisa Dikirim Lewat ke Keluarga & Teman

Diyakini Meningkatkan Kekebalan

Seorang manajer asosiasi di sebuah perusahaan Farmasi di India, Gautam Manilal Borisa pun mengungkapkan, apa yang dijalani oleh beberapa warga itu, pernah dilakukannya tahun lalu dan dia bisa puluh cepat ketika terinfeksi Covid-19.

"Bahkan dokter juga datang ke sini, kami yakin bahwa itu adalah terapi untuk meningkatkan kekebalan mereka dan agar mereka dapat pergi serta merawas pasien yang merupakan keluarga mereka tanpa rasa takut," ujar Gautam.

Bisa Menimbulkan Penyakit Lain

Tim dokter di India memperingatkan prilaku masyarakat tersebut agar tidak lagi menjalani tradisi dan menjalani pengobatan alternatif dengan menggunakan kotoran sapi dan kencing sapi, sebab hal itu justru tidak higenis.

Kotoran sapi dan kencingnya itu mengandung banyak bakteri dan virus, sehingga mandi kencing sapi dan kotoran sapi dapat menambulk resiko tertulas penyakit lain.

"Tidak ada bukti ilmiah yang kongkes bahwa kotoran sapi dan urin bisa berfungsi untuk meningkatkan kekbalan terhadap Covid-19. Itu sepenuhnya berdasarkan pada keyakinan," jelas Presiden nasional di Indian Medical Assosition Dr JA Jayalal.

Dua Bahaya Mandi Kotoran Sapi dan Kecing Sapi

1. Potensi terkena penyakit lain

Resikonya adalah tertular penyakit lain, sebab virus dan bakteri yang ada pada hewan itu bisa menular dan menyerang tubuh manusia.

Karena kotoran itu tidak higenis, mengandung banyak bakteri, maka akan sangat berbahaya bagi kesehatan.

2. Menimbulkan Kerumunan Massa dan Potensi Covid-19 Menyebar.

Bisa dikatakan bahwa yang mandi kotoran sapi dan air kencing sapi itu puluhan hingga ratusan orang berkumpul.

Mereka mandi bersama dan hal ini menimbulkan klaster baru penularan Covid-19.

Dikatakan oleh Madhucaharan Das, seperti dikabarkan oleh The Washington PostSelasa (11/5/2021)bahwa beberapa tempat penampungan sapi kini membatas jumlah anggota.

Sebab, beberapa tempat penampungan sapi memang ada terjadi peningkatan para pengujung, sehingga mereka melakukan pembatasan para pengunjung.

Hewan Sakral

Sapi dalam kepecayaan masyarakat India, adalah simbol suci.

Dalam agama Hindu, sapi adalah simbol suci kehidupan dan bumi.

Bahkan sudah selama berabad-abad umat Hindu telah menggunakan kotoran sapi untuk membersihkan rumah mereka dan untuk ritual doa.

Sebab mereka percaya, karena kotoran sapi dan kencing sapi dipercaya memiliki khasiat terapeutik serta antiseptik. Sehingga aktivitas mandi kotoran sapi dan kencing sapi itu sudah menjadi hal biasa selama ribuan tahun silam.

Baca berita lainnya terkait India

SUMBER: Tribun Pekanbaru

Baca juga: Jadwal Imsak dan Azan Magrib 30 Ramadhan 1442 H atau 12 Mei 2021 Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved