Breaking News:

Berita Tanjabbar

Diinisiasi Kapolres Tanjabbar, Arakan Sahur Virtual Obati Kerinduan Masyarakat Akan Tradisi Ramadan

Tradisi yang hanya di lakukan pada saat Ramadan dengan puncak perayaan pada malam menyambut hari raya idul fitri keesokan harinya.

ist
Arakan sahur virtual diinisiasi oleh Kapolres Tanjabbar, AKBP Guntur Saputro. 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Arakan sahur merupakan tradisi yang sudah sangat dikenal oleh masyarakat Kabupaten Tanjabbar.

Tradisi yang hanya di lakukan pada saat Ramadan dengan puncak perayaan pada malam menyambut hari raya idul fitri keesokan harinya.

Arakan sahur ini membuat keramaian, sehingga ini menjadi salah satu hiburan dan menjadi identik ketika ramadan.

Namun, pandemi yang terjadi saat ini membuat arakan sahur ditiadakan.

Tahun ini adalah tahun kedua masyarakat Kabupaten Tanjabbar tidak merasakan riuh gemuruh dari tiap-tiap alat musik yang di gunakan.

Meski tidak semeriah arakan sahur yang telah rutin dilakukan, namun Polres Tanjabbar mencoba untuk mengobati rasa rindu masyarakat Kabupaten Tanjabbar mendengar alat musik yang khas pada arakan sahur.

Polres Tanjabbar melaksanakan festival beduk arakan sahur virtual sebagai rangkaian mengisi ramadan 1442 hijriah.

Kegiatan ini dirangkum dalam Gema Membumi (Gerakan Menyemarakkan Ramadan Membangunkan Sahur dan Bersilaturahmi).

Kegiatan ini diinisiasi oleh Kapolres Tanjabbar, AKBP Guntur Saputro. Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk menjaga tradisi yang memang sudah turun temurun namun belum bisa dilakukan seperti biasanya karena kondisi Pandemi.

Untuk menjaga agar tradisi ini tetap di kenal, maka pihaknya mencoba untuk melakukan festival beduk arakan sahur dengan cara virtual.

Halaman
12
Penulis: Samsul Bahri
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved