Breaking News:

Sehari Lebih Satu Orang Minta Cerai, Pertengkaran Terus Menerus sebagai Pemicu

Angka percerian di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh tergolong tinggi. Berdasarkan data di Pengadilan Agama (PA) Sungai Penuh, dalam

Tribunnews
Ilustrasi sidang perceraian 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Angka percerian di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh tergolong tinggi. Berdasarkan data di Pengadilan Agama (PA) Sungai Penuh, dalam sehari lebih satu orang yang minta cerai.

Wakil Ketua PA Sungai Penuh, Zulfahmi Mulyo Santoso didampingi Panmud Permohonan, Noprizal mengungkapkan, perkara perceraian yang masuk sejak Januari sampai April 2021 berjumlah 192 perkara.

"Selama 4 bulan dari Januari sampai April ada 192 perkara yang masuk," katanya.

Jika dilihat dari jumlah tersebut ujarnya, setiap hari lebih dari satu orang yang mengajukan gugatan. Dan pada umumnya diajukan oleh para istri.

"Didominasi cerai gugat. diajukan oleh Istri," jelasnya.

Penyebab permintaan percerian lanjutnya, beragam mulai dari faktor ekonomi dan perselisihan. Namun yang paling banyak, perselisihan dan pertengkaran yang terjadi terus-menerus.

"Pemicunya ketidakharmonisan, dimana terjadi pertengkaran terus-menerus," ungkapnya.

Lebih lanjut Noprizal mengungkapkan, di PA Sungai Penuh bukan saja perkara perceraian yang banyak mereka tangani.

Namun perkara lain seperti kewarisan, itsbat nikah, harta bersama, dispensasi nikah dan lain-lain.

"Jika ditambah perkara lain, sampai April 2021 jumlah perkara secara keseluruhan di PA Sungai Penuh sebanyak 266 perkara," pungkasnya.

Penulis: Herupitra
Editor: Fifi Suryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved