Breaking News:

Larangan Mudik Jambi 2021

Larangan Mudik, Iptu Mulyono: Dua Kendaraan Mau Mudik ke Kerinci Kita Suruh Putar Balik

Jika menerangkan akan mudik, maka petugas akan menanyakan surat keterangan memasuki wilayah, swab keterangan negatif.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Nani Rachmaini
tribunjambi/darwin sijabat
Pos perbatasan Merangin dan Kerinci. Larangan Mudik, Iptu Mulyono : Dua Kendaraan Mau Mudik ke Kerinci Kita Suruh Putar Balik 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Dua kendaraan pribadi membawa pemudik menuju Kabupaten Kerinci dipaksa putar balik saat melintas di Pos Pengamanan Lebaran Tahun 2021.

Larangan Mudik pada Libur Lebaran Idul Fitri tahun 2021 sudah diberlakukan, termasuk di perbatasan Kabupaten Merangin dengan Kabupaten Kerinci. Untuk Pos Pengamanan di pintu masuk Bangko, berada di Desa Merkeh, Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin.

Ditemui saat dipospam, Kapolsek Sungai Manau, Iptu Mulyono menyebutkan bahwa arus Lalulintas yang melintas di perbatasan Kabupaten Merangin dan Kerinci terpantau sangat jarang.

Menurut Kapolsek, hal itu terjadi karena penyekatan yang dilakukan di hulu. Sehingga yang melintas hanya kendaraan warga Kabupaten Merangin

"Sehinga yang bisa lolos hingga ke Pos kita ini hanya kendaraan pribadi ataupun kendaraan yang memuat Sembako. Untuk kendaraan trayek antar kota dalam provinsi tidak ada," ujarnya, Sabtu (8/5/2021).

Kapolsek mengungkapkan diawal dilakukan larangan mudik itu pihaknya telah memutarbalik dua kendaraan yang mengangkut pemudik ke arah Kerinci. 

"Pengendara mengakui bahwa penumpangnya mau mudik, makanya langsung kita suruh putar balik," katanya.

Pemeriksaan yang dilakukan kesetiaan kendaraan yang melintas, dan terkecuali untuk kendaraan barang atau Sembako.

"Untuk kendaraan yang bermuatan orang kita berhentikan dan kita tanya. Mereka harus menunjukkan identitasnya," ujarnya. 

Jika menerangkan akan mudik, maka petugas akan menanyakan surat keterangan memasuki wilayah, swab keterangan negatif.

Kapolsek kembali menegaskan bahwa pengendara yang melintas dari pos tersebut didominasi kendaraan warga Kabupaten Merangin dan pengangkutan barang. 

Meski demikian, Iptu Mulyono mengimbau agar masyarakat mengikuti imbauan pemerintah untuk tidak melakukan mudik. Sebab selain mempersiapkan persyaratan untuk mudik, yang dikhawatirkan akan menyebarkan virus corona ke keluarga di kampung. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)

Baca juga: SANGAT Melegenda, Tentara Indonesia Ini Masuk Deretan 7 Sniper Terbaik Dunia, Renggut 49 Nyawa Musuh

Baca juga: Harga Bipang Ambawang di Toko Online Rp 475 Ribu Per kilogram, Heboh Setelah Disebut Presiden Jokowi

Baca juga: Pelaku Penampar Imam Masjid di Pekanbaru Gangguan Jiwa? Ini Kata Keluarga dan Pihak kepolisian

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved