Breaking News:

UMKM Jambi

VIDEO Jalan Keluar di Masa Pandemi, Pempek Agam Beralih ke Penjualan Online

Pandemi Corona yang melanda sejak 2020 silam, memang berdampak ke berbagai sektor, satu di antaranya sektor ekonomi.

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Pandemi Corona yang melanda sejak 2020 silam, memang berdampak ke berbagai sektor, satu di antaranya sektor ekonomi.

Banyak lini usaha yang tutup kali itu, satu di antaranya Pempek agam milik Evi Kurniati.

Outlet pempeknya kala itu harus tutup karena pandemi corona, namun itu tidak membuatnya putus asa dan menyerah.

Wanita asal Sumatera Selatan ini pun tidak hilang akal, dia melanjutkan usahanya dengan berjualan secara online.

Sistem Delivery yang dia terapkan nyatanya mampu berjalan secara efektif, setidaknya sampai saat ini dia mampu menjual 200 pempek dalam satu hari.

Jumlah penjualannya saat ini di atas rata-rata penjualanya ketika masih memiliki outlet.

Sementara itu dia juga mempu menghemat biaya operasional, termasuk biaya sewa outlet yang cukup besar.

Evi Kurniati mengaku, awal mula dia berjualan secara online hanya memposting daganganya di media sosial Facebook dengan memanfaatkan Grup jual beli dan marketplace yang disediakan aplikasi ini.

Selain itu dia juga rajin menawarkan produknya ke beberapa teman dan tetangga yang ada di sekitar rumahnya.

Selama ramadhan ini penjualan pempek agam meningkat drastis, seiring kebutuhan orang akan takjil murah dan enak.

Halaman
12
Penulis: M Yon Rinaldi
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved