Breaking News:

Larangan Mudik Jambi 2021

Tim Kesehatan di Pos Pengamanan dan Penyekatan Tempino Telah Lakukan Tes Rapid Antigen ke 200 Orang

Sementara itu pada hari pertama pelarangan, pihaknya masih melakukan tes rapid kepada 24 orang. 

Penulis: Monang Widyoko | Editor: Nani Rachmaini
tribunjambi/monang
Tes Genose di Alam Barajo. Pos Penyekatan Tempino Telah Memutarbalikan Ratusan Kendaraan yang Ingin Masuk ke Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pos Pengamanan dan Penyekatan perbatasan Jambi-Sumsel di Tempino, Mestong, Muarojambi, menyiapkan alat rapid test antigen di lokasi penyekatan larangan mudik. Hal ini dilakukan untuk menekan penularan Covid-19.

"Kami di sini menyediakan layanan rapid test antigen. Ini digunakan untuk para masyarakat yang memiliki kepentingan mendesak seperti kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka, ibu hamil, dan persalinan, yang belum melengkapi surat bebas Covid-19," ungkap Erdina, dokter jaga yang berada di lokasi, Jumat (7/5/2021).  

Selama dibukanya dibukanya Pos Pengamanan dan Penyekatan Tempino ini dari 27 April - 7 Mei, pihaknya telah melakukan tes rapid antigen sebanyak kurang lebih 200an orang.

"Dari awal buka posko ini hingga pada hari ini kami telah melakukan tes rapid antigen kepada 200an orang. Dengan rata-rata perharinya kurang lebih 20 orang yang kami tes," jelasnya.

"Untuk hasilnya sampai pada hari ini tidak ada yang reaktif. Semua non reaktif," tambahnya.

Ia berpendapat, kebanyakan orang yang dites rapid itu adalah para pengendara mobil pribadi yang hendak melakukan perjalanan pada pra pelarangan mudik.

Sementara itu pada hari pertama pelarangan, pihaknya masih melakukan tes rapid kepada 24 orang. 

"Pada hari pertama larangan mudik, pada 6 Mei, kami masih melakukan tes kepada 24 orang. Untuk hari ini, kami belum melakukan tes rapid antigen. Ini juga karena mulai hari ini yang melewati jalur Tempino sudah mulai menurun," terangnya.

Baca juga: Titik Lokasi Penyekatan Mudik di Jambi - Jalur Masuk Lewat Jalan Lintas Barat, Timur & Tengah Dijaga

Baca juga: China Kalangkabut Usai Tujuh Negara Bergabung Ingin Menggempurnya Gegara Klaim Laut China Selatan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved