Berita Sungaipenuh
Kampung Ramadan Desa Talang Lindung Tampilkan Pertunjukan Seni Tradisional
Di Kota Sungai Penuh selama bulan suci Ramadan terdapat kampung Ramadan. Kampung..
Penulis: Herupitra | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Di Kota Sungai Penuh selama bulan suci Ramadan terdapat kampung Ramadan. Kampung Kuliner Ramadan ini ada di Desa Talang Talang Lindung, Kota Sungai Penuh.
Kampung Ramadan desa Talang Lindung mulai dibuka bertepatan dengan 1 ramadhan 1442 H. Digagas oleh pemuda karang taruna Desa Talang Lindung untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Desa setempat.
Sisi unik dari kampung Ramadan ini adalah ditetapkannya dress code untuk penjual maupun pembeli, mengenakan baju zaman dahulu atau baju muslim. Kegiatan di kampung Ramadan ini mulai dari pukul 14.30 hingga 18.00 WIB menjelang buka puasa.
Kampung Ramadan ini menyediakan berbagai menu buka puasa, stand fotobooth nuansa tradisional. Selain itu juga ada pertunjukan seni dari masa lalu yang dibawakan oleh pemuda Desa Talang Lindung.
Penelusuran Tribunjambi.com, untuk menuju Kampung Kuliner ini tidak begitu sulit. Jika berkendara dari Pasar Sungai Penuh, bisa langsung menuju Desa Talang Lindung, jalannya agak mendaki namun sepanjang jalan cuaca cukup adem untuk berkendara.
Di lokasi sebuah Gapura besar dari kayu beratap rumbia, sudah menyambut para pengunjung. Di atas gapura terdapat sebuah papan kayu bertulisan "Kampoeng Kuliner Ramadhan Desa Talang Lindung".
Dari gapura terlihat riuh para pedagang dengan pakaian tempo dulu, para penjual mengenakan selendang dan baju kurung berwarna warni khas Sungai Penuh. Tidak hanya orang tua yang mengenakan, anak muda bahkan hingga beberapa masyarakat setempat juga ikut memeriahkan.
Selain bisa menikmati jajanan, di sini juga tersedia stand photobooth dengan konsep tradisional. Dalam pelaksanaannya Kampung kuliner tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menyediakan tempat mencuci tangan, hand sanitizer, serta pengecekan suhu tubuh sebelum memulai berbelanja.
Maira Deswita ketua PKK desa Talang Lindung mengatakan, di Kampung Ramadan ini selain menyediakan bermacam masakan untuk berbuka juga menampilkan kesenian. Seperti tari iyo iyo, tari Rangguk dan pencak silat.
"Jadi kita menampilkan nuansa dimasa lalu. Tujuannya untuk melestarikan kesenian tradisional Sungai Penuh," ungkapnya, Jumat (7/5).
Diungkapkannya, dipenutupan kampung Ramadan ini, pemuda setempat akan membagikan takjil kepada masyarakat tidak mampu. Takjil tersebut bernilai Rp 50 ribu.
"Takjil tersebut kita utamakan untuk masyatakat tidak mampu. Baru setelah itu kita berikan kepada masyarakat yang melintas di jalan," jelasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/kampung-ramadan-desa-talang-lindung-29.jpg)