Berita Merangin

Masyarakat Merangin Diimbau Salat Idul Fitri di Lapangan dan Patuhi Protokol Kesehatan

Sementara untuk pelaksanaannya, dalam rapat bersama pemerintah daerah Marwan menyebutkan masyarakat diimbau dapat melakukan shalat ied di lapangan.

Tribun Jambi/Samsul Bahri
Salat Idul Fitri di Balai Kota Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Masyarakat disarankan melaksanakan Salat Idul Fitri 1442 H di lapangan bola atau areal terbuka, sehingga disiplin protokol kesehatan mudah diterapkan.

"Jamaah Salat Idul Fitri itu selalu banyak, makanya untuk tetap menjaga jarak lebih baik di lapangan saja," kata Bupati Merangin, Al Haris belum lama ini.

Bupati juga minta pengurus masjid-masjid untuk kembali mendisiplinkan Prokes pencegahan Covid-19. Menyediakan sarana mencuci tangan, jaga jarak dan jemaah harus selalu mengenakan masker.

Terkait itu Surat Edaran (SE) segera dilayangkan dan harus dipatuhi oleh seluruh lapisan masyarakat. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan, diakui Bupati sekarang ini masyarakat mulai kendur menerapkan Prokes.

‘’Satgas Covid-19 harus mulai tegas lagi, agar masyarakat lebih mendisiplinkan diri menerapkan Prokes pencegahan Covid-19. Penerapan Prokes ini jangan sampai dikasi kendur,’’ tegas Bupati.

Dalam waktu dekat juga akan dikeluarkan peraturan Bupati memberlakuan denda bagi yang tidak mematuhi Prokes. Para pengelola minimarket, pengelola warung makanan dan kafe, juga diminta jagan membuka tempat usahanya terlalu malam.

"Jangan ada kerumunan di kafe dan tempat-tempat perbelanjaan," sebutnya.

Sementara itu Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Merangin, Marwan menyebutkan bahwa sesuai peraturan pemerintah nomor 4 tahun 2021 tentang pelaksanaan ibadah selama Ramadhan dengan protokol kesehatan dan kapasitas 50 persen serta memperhatikan zona.

Marwan mengatakan hal yang sama juga berlaku pada pelaksanaan shalat ied.

Kabupaten Merangin yang berada di Zona Kuning diperbolehkan pelaksanaan shalat ied di masjid. Namun kapasitasnya tetap sebanyak 50 persen dan protokol kesehatan yg ketat.

"Prinsipnya untuk Merangin dengan kondisi sekarang boleh melakukan shalat ied di Masjid," katanya.

Untuk itu, dia meminta agar Dewan pengurus masjid di Kabupaten Merangin agar membentuk panitia khusus dalam pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan tersebut.

"Diharapkan masing masing pengurus masjid menunjuk petugas khusus yang mengontrol keluar masuknya jemaah dengan protokol kesehatan,"

Sementara untuk pelaksanaannya, dalam rapat bersama pemerintah daerah Marwan menyebutkan masyarakat diimbau dapat melakukan shalat ied di lapangan.

"Kemarin diperkuat dengan rapat bersama Bupati, Forkopimda memutuskan, mengimbau masyarakat muslim untuk melakukan shalat ied di lapangan terbuka," ujarnya.

Dengan demikian, menurut Marwan jemaah dapat menerapkan protokol kesehatan, jaga jarak, mudah diatur, dan sirkulasi udara lebih bebas.

Meski demikian, dia juga mempersilahkan masyarakat untuk melakukan shalat ied di rumah. Sedangkan pencerahan diminta untuk mempersingkat penyampaian tausiahnya.

Baca juga: Hari Pertama Larangan Mudik, Aktivitas di Terminal Alam Barajo Terpantau Lengang

Baca juga: Nekat Terobos Pos Penyekatan Jambi-Riau, Bus Tujuan Palembang Ini Dipaksa Putar Balik

Baca juga: Tomi Tewas di Tangan Dedi Sianturi dan M Siburian Saat Berkelahi di Warung Tuak, Diduga Lagi Mabuk

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved