Breaking News:

Berita Sarolangun

Pelaku UMKM 2021 Hanya Dapat Bantuan Rp 1,2 Juta, Hanya Setengah dari Tahun Sebelumnya

"Tahun ini pelaku UMKM hanya menerima yakni Rp 1,2 juta separuhnya, tahun lalu Rp 2,4 Juta. mereka terima itu langsung ke rekening penerima," kata Kep

TRIBUNJAMBI/RIFANI HALIM
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sarolangun Kasyadi 

TRIBUNJAMBI. COM, SAROLANGUN - Kementerian Koperasi dan UMKM kembali menyalurkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau BLT UMKM pada 2021 ini. Namun kali ini penerima hanya mendapat setengah dari tahun lalu.

"Tahun ini pelaku UMKM hanya menerima yakni Rp 1,2 juta separuhnya, tahun lalu Rp 2,4 Juta. mereka terima itu langsung ke rekening penerima," kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Sarolangun Kasyadi, Rabu (5/5/2021).

Dia mengatakan, tidak hanya jumlah uang bantuan yang berbeda 2021. Penerima BPUM 2020, syarat mutlak penerima BPUM adalah pelaku UMKM yang tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan, maka tahun ini sedikit berubah dengan bertambahnya ketentuan.

"Tahun lalu belum ada pake Nomor Induk Perusahaan (NIP). Tahun 2021 harus pakai NIP bagi para pelaku UMKM,"katanya.

Selain tidak memiliki kredit perbankan, penerima BPUM 2021 dapat berasal dari penerima BPUM tahun anggaran sebelumnya dan mereka yang belum mendapatkannya.

"Kita verifikasi datanya, lalu dikirim ke pusat nanti pusat yang menentukan siapa saja yang dapat. Yang tidak dapat di tahun 2020, mungkin di tahun 2021 ini dapat," katanya.

Perbedaan besaran dana ini disebut akibat adanya pengurangan anggaran dari Pemerintah untuk bantuan sosial.

Hal ini disebabkan sebagian dana yang lain dialokasikan untuk optimalisasi program vaksinasi Covid-19.

"Ada kemungkinan anggaran separuhnya dialihkan untuk vaksinasi," ujarnya.

Soal kemanfaatan dari BPUM, sangat membantu para pelaku UMKM. Pasalnya berdasarkan hasil survei dilapangan bahwa banyak pelaku UMKM yang terganggu lantaran efek dari pandemi covid-19.

"Setidaknya bisa membantu usaha dari pelaku UMKM, mungkin bisa dimanfaatkan untuk usahanya atau kebutuhan sehari-harinya." Ucapnya

Ia berharap, BPUM ini dapat membantu pelaku UMKM yang saat ini tengah berjuang melawan keadaan yang mencekam lantaran pandemi covid.

"Tetap semangat semoga pandemi cepat berlalu ekonomi keluarga segera pulih." Tutupnya.

Baca juga: Masih Ingat dengan Kasus Kopi Sianida? Bagaimana Kabar Jessica Kulama Wongso Selama di Penjara?

Baca juga: Salat Idul Fitri di Kota Jambi Diperbolehkan Bersyarat, Ketentuan Bisa Berubah Sesuai Situasi

Baca juga: Krisdayanti Keluarkan Uang Rp 1 Miliar Untuk Perawatan Kecantikannya, Pakai DNA Ikan Salmon

Penulis: Rifani Halim
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved