Breaking News:

Berita Nasional

Inilah Daftar BUMN Yang Akan Dibubarkan Erick Thohir, Sudah Mati Beroperasi dan Tidak Ada Kontribusi

Tujuh perusahaan pelat merah pada 2021 ini akan dibubarkan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Editor: Rahimin
ist
Kementrian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Inilah Daftar BUMN Yang Akan Dibubarkan Erick Thohir, Sudah Mati Beroperasi dan Tidak Ada Kontribusi 

Penilaian yang dilakukan tersebut, lanjut Tiko, sapaan akrab Kartika berdasarkan kepada aset, tenaga kerja dan operasional perusahaan, termasuk penyelesaian kewajiban.

Tanpa Banyak Omong, Pria Misterius di Malang Bakar Hidup-hidup Seorang Perawat Saat Berada di Klinik

Posisinya Bakal Terancam, Novel Baswedan: Tahu Pimpinan KPK Mau Singkirkan Pegawai Berintegritas

Setelah Ringkus Munarman Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 3 Mantan Petinggi FPI Termasuk Panglima

Menurut Kartika Wirjoatmodjo, beberapa BUMN yang akan dibubarkan tersebut antara lain PT Kertas Kraft Aceh (Persero), PT Industri Glas (Persero) dan PT Kertas Leces (Persero).

Kartika Wirjoatmodjo menyinggung soal PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) yang masih memiliki aset berupa fasilitas Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) di Surabaya, sekaligus kewajiban yang masih harus diselesaikan.

Untuk itu, masuknya Merpati sebagai salah satu BUMN yang akan dibubarkan masih akan menjadi salah satu pertimbangan.

"Merpati masih perlu ada pengkajian. Ada pinjaman dan kreditur yang harus disiapkan. Salah satu dikaji karena masih ada satu operasi di Jawa Timur," kata Kartika Wirjoatmodjo.

Soal waktu pembubaran BUMN tersebut, Tiko menyebutkan hal itu selambatnya akan dilakukan pada semester kedua 2021.

Usul Dahlan Iskan

Akhir tahun lalu, mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan, setidaknya saat ini ada 30 perusahaan plat merah yang harusnya sudah dibubarkan atau dilikuidasi.

Sebab, puluhan perusahaan pelat merah tersebut sudah tak bisa beroperasi. Namun, keberadaan BUMN tersebut masih ada hingga sekarang.

“Jadi sekarang ini gambaran saya minimal ada 30 BUMN yang sebetulnya sudah meninggal dunia, cuma mayatnya belum dikubur,” ujar Dahlan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved