Breaking News:

Berita Merangin

38 Kasus Ditangani Polres Merangin Selama Operasi Pekat 2021, Sejumlah Tersangka Diamankan

Dalam operasi pekat itu setidaknya terdapat 38 kasus yang ditangani Polres Merangin, dan satu diantaranya kasus perjudian, ada kasus prostitusi, parki

Tribunjambi/darwin
Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy P saat press rilis kasus-kasus dalam Operasi Pekat 2021. 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Enam pria dan satu perempuan diamankan Polres Merangin saat Operasi Pekat I Siginjai 2021 dengan kasus perjudian.

Dalam operasi pekat itu setidaknya terdapat 38 kasus yang ditangani Polres Merangin, dan satu diantaranya kasus perjudian, ada kasus prostitusi, parkir liar.

Dari operasi itu tim juga mengamankan ribuan botol minuman keras dari berbagai merek, senjata tajam hingga hasil pungli.

Kapolres Merangin, AKBP Irwan Andy Purnamawan dalam press releasenya menyebutkan puluhan kasus dan sejumlah tersangka terjaring operasi penyakit masyarakat atau operasi Pekat 2021 di Kabupaten Merangin.

"Totalnya 38 kasus terjaring dalam operasi penyakit masyarakat Polres Merangin 2021. Kasusnya seperti prostitusi, judi, minuman keras, pungli, senjata tajam hingga juru parkir liar," ungkap Kapolres, Selasa (4/5/2021).

Kapolres mengungkapkan dari 38 kasus yang paling dominan adalah kasus Miras atau minuman keras.

"Miras 15 kasus, 1176 botol Miras juga kita amankan. Prostitusi empat kasus, pungli tiga, premanisme satu, senjata tajam satu dan juru parkir liar 13," ungkapnya.

Sementara untuk tersangka, Kapolres mengatakan telah mengamankan tujuh orang kasus perjudian. Satu diantaranya adalah perempuan.

Sedangkan penanganan kasus prostitusi dilakukan pembinaan, miras dikenakan tipiring (tindak pidana ringan) dan lainnya dilakukan pembinaan.

Kapolres mengatakan operasi pekat dilakukan untuk menciptakan kondisi yang kondusif pada saat bulan Suci Ramadhan. Setelah operasi Pekat Polres Merangin melakukan operasi ketupat.

"Jadi operasi pekat ini upaya cipta kondisi di bulan suci ramadhan untuk mengatasi penyakit masyarakat. Operasi ini kegiatan cipta kondisi sebelum dilaksankan operasi katupat untuk perayaan Idul Fitri," sebutnya.

Baca juga: 11 Orang dari Klaster Keluarga di Selincah Sembuh dari Covid-19, Sisa 17 Orang Dalam Pemulihan

Baca juga: 11 Orang dari Klaster Keluarga di Selincah Sembuh dari Covid-19, Sisa 17 Orang Dalam Pemulihan

Baca juga: Suparno Warga Sarolangun Tewas Dibacok Kakak Iparnya, Pelaku Diam di Tempat Sampai Polisi Datang

Penulis: Darwin Sijabat
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved