Breaking News:

Berita Batanghari

130 Personel Gelar Sosialisasi, Seminggu Tenggat Warga Bongkar Pondok Illegal Drilling di Batanghari

Tim gabungan TNI-Polri, unsur Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten Batanghari, serta pihak terkait lainnya kembali melakukan sosialisasi

TRIBUNJAMBI/ARYO TONDANG
130 Personel Gabungan Turun Lakukan Sosialisasi, Beri Waktu 1 Minggu Agar Warga Bongkar Pondok Ilegal Driling di Batanghari 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Tim gabungan TNI-Polri, unsur Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten Batanghari, serta pihak terkait lainnya kembali melakukan sosialisasi penertiban aktifitas ilegal drilling di Kabupaten Batanghari.

Sosialisasi tersebut difokuskan di wilayah Desa Pompa Air dan Bungku, yang menjadi lokasi terbanyak aktifitas ilegal drillingnya.

Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo melalui Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus), Kombes Pol Sigit Dany Setiyono, mengatakan, sebanyak 130 personel gabungan dikerahkan di dua lokasi tersebut, sejak Senin 3 Mei 2021 kemarin.

Ratusan personel gabungan tersebut dibagi dalam 3 tim, dimana tim satu menentukan rencana pendirian pos pengendalian di tiga titik akses keluar masuk kendaraan pengangkut minyak illegal drilling, sedangkan tim dua bertugas melaksanakan sosialisasi di sebelah utara jalan (wilayah desa Bungku) dan dan tim tiga melaksanakan sosialisasi di sebelah Selatan jalan wilayah Desa Pompa Air.

Sigit menjelaskan, sosialisasi tersebut dilakukan, sebelum penindakan secara tegas dilakukan terhadap pondok-pondok yang masih berdiri dan melakukan aktifitas di kawasan sumur tersebut.

Katanya, hal tersebut sehubungan dengan Perda Batanghari tentang pembongkaran bangunan terkait aktifitas ilegal driling di Kabupaten Batanghari.

"Setelah dilaksanakan sosialisasi kemudian warga dikasih tempo selama satu Minggu untuk kesadarannya segera membongkar pondoknya sendiri, apabila tidak dibongkar maka kemudian pembongkaran akan dilakukan oleh tim Pemeritah Kabupaten dan penindakan illegal drilling akan dilaksanakan setelah Hari Raya Idul Fitri 1442 H," kata Sigit, Selasa (4/5/2021) sore.

Sosialisasi gabungan tersebut nantinya akan dilanjutkan oleh aparat Desa Bungku dan Desa Pompa Air dibawah kendali Camat Bajubang.

Adapun personil yang terlibat dalam sosialisasi tersebut yakni,  23 personel TNI, 20 personel Polri, POL PP 40, Dinas Kesehatan 7 orang, Dinas PUPR Provinsi Jambi 7 orang dan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jambi ada 15 orang.

Sementara itu ditempat terpisah Unit Tipiter Polres Batanghari juga turut melakukan pengecekan terhadap lokasi masakan atau tempat pengolahan minyak bumi yang menjadi atensi Kapolda Jambi yang berada di Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari.

Di lokasi, petugas temukan masakan atau tempat pengolahan minyak bumi milik Rio, namun tidak ditemukan adanya kegiatan pengolahan minyak bumi di lokasi tersebut.

Namun terdapat peralatan berupa 27 tedmond, 100 unit drum serta dua unit tungku untuk memasak minyak mentah yang kemudian diolah menjadi bahan bakar minyak.

Kemudian tim juga mengecek lokasi kedua tempat pengolahan minyak milik Wiman juga di Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari tidak ditemukan kegiatan, namun ditemukan beberapa peralatan tiga unit tungku yang sudah lama ditinggalkan.

Baca juga: Tersangka Penganiaya Isteri Hingga Kritis di Jambi Jalani Pemeriksaan Intensif, Berkas Masuk Tahap 1

Baca juga: VIDEO Aksi Pembobol Swalayan Indomaret Simpang Rimbo Dianggap Profesional, Ini Sebabnya

Baca juga: VIDEO Viral KKB Ancam Musnahkan Orang Jawa dan Militer di Papua, TNI Polri Langsung Bereaksi

Penulis: Aryo Tondang
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved