Breaking News:

Berita Merangin

Pemkab Merangin Minta Polisi Usut Kasus Pengrusakan Aset Daerah

Perusakan turap aset pemerintah daerah belasan meter bermotif Geopark Merangin itu, lokasinya di Jalan Lintas Sumatera Kelurahan Dusun Bangko Kecamata

Tribunjambi/darwin
Penampakan aset berupa turap sepanjang 12 meter di Merangin yang dirusak 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Pemerintah Kabupaten Merangin minta kepolisian usut pengrusakan tiga titik aset daerah yang berada di tiga titik.

Perusakan aset daerah itu dilaporkan Pemkab Merangin ke Polres pada 21 April 2021 lalu.

Perusakan turap aset pemerintah daerah belasan meter bermotif Geopark Merangin itu, lokasinya di Jalan Lintas Sumatera Kelurahan Dusun Bangko Kecamatan Bangko.

Pj Sekda Merangin, Hendri Maidalef menyebutkan tindak lanjut langkah yang pemkab ambil itu sebagai dari laporan pengrusakan aset yakni segera menggelar rapat dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Bumi Tali Undang Tambang Teliti.

"Rapat itu juga dipimpin langsung oleh Bupati Merangin, Al Haris," kata Hendri Maidalef.

Selain itu, sambung Hendri Maidalef, Pemkab mengambil langkah serius terkait permasalahan pengrusakan Aset tersebut dengan mendesak pihak kepolisian agar segera mengusut laporan dari pemerintah Kabupaten Merangin tersebut.

"Kalau Pemkab tidak serius maka dikhawatirkan tindakan perusakan aset pemerintah akan terulang kembali," tandasnya.

Sementara itu terpisah Buapti Merangin Al haris menyebutkan, jika penggunaan dan pengrusakan aset Negara tentunya ada aturan, jika tidak sesuai prosedur maka aturan hukum yang akan berlaku.

"Secara jelas, aset pemerintah itu ada aturan. Kembali pada aruran itu, karena aset pemerintah itu adalah milik negara. Jika tidak sesuai aturan tentu ada hukum yang akan berlaku," ungkap Al haris.

Terkait laporan yang di Ajukan pemerintah Kabupaten Merangin, ke Polres Merangin tersebut Al haris menyebutkan jika pihaknya tetap kembali pada aturan yang berlaku.

"Kan ini terus saya himbau. Penggunaan maupun pemakaian aset pemerintah itu ada aturannya. Maka jika digunakan untuk keperluan lain maka harus sesuai prosedur yang berlaku,"singkat Bupati.

Sementara itu, hingga kini polisi masih memburu perusak turap Merangin bermotif Geopark. Setelah, perusakan aset daerah itu dilaporkan Pemkab Merangin ke Polres pada 21 April Minggu lalu.

Baca juga: Telkomsel Bersama Kemenkop UKM Dorong Pemulihan UKM di Masa Pandemi melalui 99 Persen Usahaku

Baca juga: Ulah KKB Makin Menjadi-jadi Kini Ancam Musnahkan Orang Jawa di Papua, Polri Minta Warga Tak Cemas

Baca juga: Siap-siap Disuruh Putar Balik Jika Nekat Mudik, Polres Merangin Siapkan Posko di Perbatasan

Penulis: Darwin Sijabat
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved