Kasus Sate Sianida

Nani Terancam Hukuman Mati, Kirim Sate Sianida karena Sakit Hati Batal Nikah, Begini Kondisinya

Tak disangka motif wanita berinisial NA ini sengaja menaruh racun jenis sianida kedalam sate karena dendam dengan mantan kekasihnya.

Editor: Rohmayana
ist
Tersangka Pengiriman Sate Sianida NA di Mapolres Bantul Senin (3/5/2021) (Kolase Tribun Bogor/Kompas.com) 

Sempat beredar kabar jika taget kiriman, yakni T merupakan polisi.

Tersangka Pengiriman Sate Sianida NA di Mapolres <a href='https://jambi.tribunnews.com/tag/bantul' title='Bantul'>Bantul</a> Senin (3/5/2021)Tersangka Pengiriman Sate Sianida NA di Mapolres Bantul Senin (3/5/2021) (Kolase Tribun Bogor/Kompas.com)

Namun, Burkan tidak menjawab secara gamblang.

"Pernah berhubungan dulu sebelum nikah. Target T sedang kita dalami. (Profesi target) Pegawai negeri," kata Burkan di Mapolres Bantul Senin (3/5/2021).

Beli Racun di Toko Online

Menurut dia, rencana pembunuhan sudah direncanakan oleh NA alias Tika.

Pemesanan racun pun sudah dilakukan beberapa hari sebelumnya.

Pemesanan dilakukan melalui online e commerce atau e- Dagang.

Racun yang ditaburkan yakni KCn atau kalium sianida.

Baca juga: Gadis Ini Dirudapaksa Sampai Alami Pendarahan Hebat Diduga Sang Pelaku Sempat Konsumsi Obat Kuat

Racun ini yang menyebabkan Naba Faiz Prasetya (10) warga Salakan, Bangunharjo, Sewon, Bantul, pada Minggu (25/4/2021).

Polisi menyita beberapa barang bukti di antaranya helm, sandal, uang tunai Rp 30.000, hingga dua sepeda motor.

Tersangka dijerat Pasal 340 KUHPl sub Pasal 80 ayat (3) Jo Pasal 76 C Undang-undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan UU Nomor 23 tentang perlindungan anak.

Dengan hukuman mati atau paling lama 20 tahun penjara.

Tampang Pelaku

Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved