Breaking News:

Liputan Khusus

12 Spesies Ikan di Sungai Batanghari Terancam Punah Imbas Penambangan dan Perambahan

akademisi Universitas Jambi Tedjo Sukmono menyatakan setidaknya ada 12 spesies ikan di Sungai Batanghari yang masuk dalam kategori mengkhawatirkan

Tribunjambi/Rifani
Kaparan atau kayu-kayuan yang berhanyutan di Sungai Batanghari kawasan Pelayangan pagi ini (26/9/2020) 

Akademisi Universitas Jambi Tedjo Sukmono menyatakan setidaknya ada 12 spesies ikan di Sungai Batanghari yang masuk dalam kategori mengkhawatirkan

TRIBUNJAMBI.COM - Memprihatinkannya kondisi sungai termasuk daerah aliran sungai (DAS) di Provinsi Jambi tidak terlepas dari aktivitas yang dilakukan di sekitar sungai.

Direktur Eksekutif Walhi Jambi, Abdullah menjelaskan, masalah sungai di Provinsi Jambi tidak lepas dari maraknya aktivitas ilegal di hulu sungai.

Catatan Walhi, sejumlah kawasan di bagian hulu sungai sudah rusak akibat deforestasi dan penambangan ilegal.

"Kerusakan sungai yang ada di Provinsi Jambi ini sudah nyata. Mulai dari wilayah hulu, itu sudah terdampak semua," kata Abdullah, Rabu (28/4).

Dia bilang, beberapa daerah yang yang menjadi DAS mau pun sub-DAS di wilayah hulu digerogoti aktivitas penambangan emas tanpa izin.

Belum lagi, penebangan hutan yang masih masif terjadi di wilayah hulu yang bermuara pada Sungai Batanghari.

"Mulai dari Kerinci, Merangin, Sarolangun, Bungo, sampai Tebo, itu marak aktivitas PETI, baik di DAS mau pun sub-DAS yang ada," jelasnya.

Aktivitas tambang ilegal tersebut berdampak pada kerusakan ekosistem di sekitar kawasan. Dia menyebut, limbah dari aktivitas tambang berdampak pada matinya biota sungai, sehingga sudah banyak ikan yang menjadi langka, termasuk ikan-ikan endemik.

KKI Warsi mencatat, kawasan terdampak penambangan emas tanpa izin (PETI) di Provinsi Jambi dari tahun ke tahun terus meningkat. Berdasarkan catatan akhir tahun KKI Warsi, luas wilayah terdampak PETI meningkat sekitar 5.725 hektare pada 2020.

Halaman
1234
Penulis: Mareza Sutan AJ
Editor: Deddy Rachmawan
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved