Breaking News:

Berita Daerah

Pasar Sengeti Sudah Diresmikan Tapi Belum Digunakan

Pasar semi modren di Kelurahan Sengeti yang sudah dibangun oleh pemerintah daerah Kabupaten Muarojambi dari APBD dengan nilai kurang lebih Rp5 miliar

tribunjambi/hasbi sabirin
Pasar Sengeti yang sudah dibangun Pemkab Muarojambi dari APBD dengan nilai kurang lebih Rp 5 miliar hingga kini belum ditempati. 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Pasar semi modren di Kelurahan Sengeti yang sudah dibangun oleh pemerintah daerah Kabupaten Muarojambi dari APBD dengan nilai kurang lebih Rp5 miliar hingga kini belum ditempati.
Sekretaris Dinas Koperindag Kabupaten Muarojambi Rahmat, mengatakan belum difungsikannya pasar baru tersebut karena fasilitasnya belum memadai. Seperti jalan utama, lampu penerangan jalan serta tempat sampah.
"Pasar itu memang belum difungsikan, karena kondisi jalan masuk ke pasar itu masih perlu diperbaiki. Kalau melihat kondisi jalan masuk ke pasar itu saat ini belum maksimal, sehingga sulit untuk dilalui oleh kenderaan para pedagang, dan pengunjung pasar,"kata Rahmat, Jumat (30/4).

Baca juga: Berburu Toples Jelang Lebaran

Belum berfungsinya pasar tersebut pun di komentari tokoh masyarakat, Rozali. Beliau mempertanyakan kepada pemerintah daerah kenapa pasar itu belum juga fungsikan. Seharusnya pasar yang sudah dibangun, diresmikan dan sudah diserahterimakan itu sudah selayaknya bisa difungsikan dan lakukan pemindahan para pedangan dari pasar lama ke pasar baru itu.
"Kita menilai saat ini Dinas Koperindag kurang tanggap hal itu, jika sarana prasarana pasar itu belum lengkap seharusnya sejak awal jagan mau diserah terimakan dulu, kita menyayangkan pasar yang sudah bagus hingga kini belum difungsikan dan belum ditempati pedagang,"kata Rozali Minggu (2/5).

Baca juga: Baim Wong Kecewa Berat Rumah Belum Jadi Rogoh Kocek Lebih Dalam Lagi Rekrut MK Untuk Cari Solusi

Ia juga mengatakan, apalagi peresmian pasar itu sudah hampir setengah tahun sekarang belum dihuni. Seharusnya apa yang sudah diintruksikan Bupati saat peresmian waktu itu Dinas terkait harus segera merangkul pihak setempat apakah wilayah kecamatan dan lurah bekerjasama untuk memindahkan pedagang tersebut.
Saat peresmian waktu itu Bupati secara jelas menyampaikan bahwa pasar itu setelah dibangun harus segera pemindahan para pedagang dari pasar lama ke pasar baru itu, ternyata hingga hari ini belum ditempati.

Baca juga: Cek Kesiapan Personil, Kapolres Kerinci Sambangi Posko Penyekatan Peniadaan Mudik Lebaran

"Kami selaku warga dan masyarakat Sengeti sangat menyangkan hal itu, karena pasar itu dibangun dengan uang negara nilainya juga tidak sedikit bahkan sampai miliaran rupiah, sangat disayangkan pasar itu akan hancur dengan sendirinya jika tidak ditempati,"ungkapnya.
Apalagi pada saat pembangunan pasar modern itu dalam situasi daerah nya sedang dilanda pandemi Covid-19, beberapa anggaran nya ikut direfocusing artinya penggunaan ini bisa dikatakan skala prioritas.

Baca juga: Uswatun Khasanah, Mahasiswi di Kuala Tungkal Ini Mengajar Mengaji Anak-anak dari Rumah ke Rumah

Ia juga berterima kasih dan berbangga hati kepada Bupati Muarojambi, yang telah bangun pasar tersebut, umpamanya mereka beralasan belum memindahkan pedagang dari pasar lama ke pasar baru tunggu semua fasilitas tercukupi sangat lambat terwujudnya.
"Untuk melengkapi fasilitas yang lainnya itu bisa dilakukan seiiring dengan sosialisasi pemindahan, dan melengkapi segala kekurangan, istilah bahasa apabila masjid atau langgar yang sudah dibangun kemudian tidak dihuni dosa besar umatnya, namun saya menilai pasar ini sangat mubazir dan sangat disayangkan jika tidak dihuni dan tidak ditempati,"tutupnya. (cbi)

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: Hendri Dunan
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved