Breaking News:

Berita Muarojambi

Hampir Setengah Tahun Dibangun Pasar Sengeti Belum Difungsikan, Ini Harapan Tokoh Masyarakat

Pasar Sengeti yang sudah dibangun Pemkab Muarojambi dari APBD dengan nilai kurang lebih Rp 5 miliar hingga kini belum ditempati.

tribunjambi/hasbi sabirin
Pasar Sengeti yang sudah dibangun Pemkab Muarojambi dari APBD dengan nilai kurang lebih Rp 5 miliar hingga kini belum ditempati. 

Hampir Setengah Tahun Dibangun Pasar Sengeti Belum Difungsikan, Ini Harapan Tokoh Masyarakat

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Pasar semi modren di Kelurahan Sengeti yang sudah dibangun Pemkab Muarojambi dari APBD dengan nilai kurang lebih Rp 5 miliar hingga kini belum ditempati.

Belum ditempati pasar tersebut karena belum maksimal sarana dan prasarana pendukung pasar tersebut.

Hal ini disampaikan Sekretaris Dinas Koperindag Muarojambi Rahmat.

Belum difungsikan nya pasar itu karena fasilitas nya belum memadai, seperti jalan utama, lampu penerangan jalan serta tempat sampah, 

"Pasar itu memang belum di fungsikan, karena kondisi jalan masuk ke pasar itu masih perlu diperbaiki. Kalau melihat kondisi jalan masuk ke pasar itu saat ini belum maksimal, sehingga sulit untuk dilalui oleh kenderaan para pedagang, dan pengunjung pasar," kata Rahmat belum lama ini.

Menyikapi hal itu, tokoh masyarakat setempat Paman Rozali sekaligus sebagai Ketua Forum Lintas Ormas LSM Muarojambi mempertanyakan kepada pemerintah daerah kenapa pasar itu belum juga fungsikan.

Seharusnya pasar yang sudah dibangun, diresmikan dan sudah diserah terimakan sudah selayaknya bisa difungsikan dan lakukan pemindahan para pedangan dari pasar lama ke pasar baru itu.

"Kita menilai saat ini Dinas Koperindag kurang tanggap hal itu. Jika sarana prasarana pasar itu belum lengkap seharusnya sejak awal jagan mau diserah terimakan dulu. Kita menyayangkan pasar yang sudah bagus hingga kini belum difungsikan dan belum ditempati pedagang," katanya, Minggu (2/5/2021).

Ia mengatakan, apalagi peresmian pasar itu sudah hampir setengah tahun sekarang belum dihuni, seharusnya apa yang sudah diintruksikan Bupati saat peresmian waktu itu dinas terkait harus segera merangkul pihak setempat apakah wilayah kecamatan dan lurah bekerjasama untuk memindahkan pedagang tersebut.

Saat peresmian waktu itu Bupati secara jelas menyampaikan bahwa pasar itu setelah dibangun harus segera pemindahan para pedagang dari pasar lama ke pasar baru itu, ternyata hingga hari ini belum ditempati.

Tim Gugus Tugas Covid-19 Tebo Mulai Perketat Jam Malam Imbau Masyarakat Taat Peraturan Bupati

Awal Tahun Sempat Buka, Kini Bandara Muara Bungo kembali Sepi dan tak Ada Penerbangan Sama Sekali

Tidak Miliki Surat Bebas Covid-19, Ratusan Kendaraan Hendak Masuk Bungo Dipaksa Putar Balik

"Kami selaku warga dan masyarakat Sengeti sangat menyangkan hal itu, karena pasar itu dibangun dengan uang negara nilainya juga tidak sedikit bahkan sampai miliaran rupiah, sangat disayangkan pasar itu akan hancur dengan sendirinya jika tidak ditempati," ujarnya.

Apalagi pada saat pembangunan pasar modern itu dalam situasi daerah nya sedang dilanda pandemi Covid-19, beberapa anggaran nya ikut direfocusing artinya penggunaan ini bisa dikatakan skala prioritas. (Tribunjambi.com/ Hasbi Sabirin)
 

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved