Breaking News:

Sahabat Rasulullah

Salman al Farisi, Kisah Sahabat Nabi yang Idenya Akibatkan Pasukan Quraisy Terdiam Saat Perang

Atas ide sahabat Nabi Salman al Farisi umat Islam menggali parit sehingga perang ini dikenal sebagai perang Khandak.

Penulis: Deddy Rachmawan | Editor: Deddy Rachmawan
Shutterstock
Suhu udara di sepanjang bulan Ramadhan di sebagian besar wilayah Arab Saudi bisa mencapai 65 derajat celsius. 

Atas ide sahabat Nabi Salman al Farisi umat Islam menggali parit sehingga perang ini dikenal sebagai perang Khandak.

TRIBUNJAMBI.COM – Perjuangan kaum muslimin saat perang Khandak sangat luar biasa. Atas ide sahabat Nabi Salman al Farisi umat Islam menggali parit sehingga perang ini dikenal sebagai perang Khandak.

Akibat parit inilah, pasukan Quraisy tak mampu menyerang kaum muslimin dan hanya berdiam di tenda mereka selama sebulan.

Ya dari perang yang begitu monumental itu ada peran sahabat Nabi Salman al Farisi.

Dialah otak dibalik itu. Ia yang mengusulkan pembuatan parit tersebut.

Dr Syauqi Syaqi Abu Khalil dalam bukunya menyebut parit yang digali umat Islam itu terbentang dari utara sampai selatan Madinah.

Panjangnya mencapai 5.544 meter dengan lebar 4,62 meter.

Ketika pasukan Quraisy menyaksikan parit yang begitu besar dan dalam terbentang di hadapan mereka, mereka pun merasa terpukul dan putus asa mendapati hal yang tidak disangka sangka itu.

Akibatnya, satu bulan lamanya pasukan Quraisy hanya berdiam diri di dalam tenda-tenda mereka, tanpa mampu menyerang Madinah.

Mengutip buku Biografi 60 Sahabat Rasulullah karya Khalid Muhammad Khalid, Salman al Farisi berasal dari Persia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved