Breaking News:

KKB Papua

Reza Indragiri Amriel Sebut KKB di Papua Masuk Kategori Sebagai Terorisme Pembangkang Nasionalis

Pakar Psikologi Forensik, Reza Indragiri Amriel, mendukung pemerintah yang melabeli Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua sebagai kelompok teroris.

Editor: Rohmayana
TPNPB
KKB Papua yang dikenal brutal tembak mati Kopassus hingga Tukang Ojek. Reza Indragiri Amriel Sebut KKB di Papua Masuk Kategori Sebagai Terorisme Pembangkang Nasionalis 

Memang kata Reza, sejenak muncul kesan bahwa naik kelasnya KKB Papua menjadi kelompok teroris merupakan dampak kegagalan pemerintah dalam meredam beranak pinaknya perilaku kekerasan masif kelompok tersebut.

"Kegagalan itu berakibat KKB semakin mengandalkan aksi-aksi brutal, termasuk ke warga sipil, sebagai modus pergerakan mereka," ucap Reza.

Reza mengucapkan bahwa pelabelan teroris atas KKB Papua terkesan telah bertambah satu lagi musuh negara.

"Musuh berupa kelompok terorganisasi," ucap Reza.

Tapi jika dicermati lebih jauh, katanya muncul persepsi berbeda.

"Ketika mereka masih disebut sebagai KKB, maka aksi mereka tak ubahnya kriminal biasa," ujar Reza.

Baca juga: Dalam Waktu 2 Tahun, Pramugari ini Menghasilkan Uang Rp 13 Miliar, Toilet Pesawat Jadi Saksi

Sehingga dari sana pemikiran yang muncul, cukuplah kriminal dihadapi oleh polisi.

"Betapa pun tindak kriminalitas harus dilawan, namun karena saya bukan korban atau sasaran si kriminal, maka saya merasa KKB bukan pihak yang harus juga saya lawan secara langsung," ujar Reza.

Kini kata Reza, berbeda posisinya setelah KKB Papua dilabeli terorisme.

"Terhitung sejak hari ini, pelabelan 'teroris' memberikan justifikasi yang legitimate bagi setiap komponen bangsa untuk menyikapi organisasi teroris itu, sebagai musuh bersama yang harus diberantas secara cepat, tegas, terukur, tuntas," papar Reza.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved