Breaking News:

KKB Papua

Reza Indragiri Amriel Sebut KKB di Papua Masuk Kategori Sebagai Terorisme Pembangkang Nasionalis

Pakar Psikologi Forensik, Reza Indragiri Amriel, mendukung pemerintah yang melabeli Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua sebagai kelompok teroris.

Editor: Rohmayana
TPNPB
KKB Papua yang dikenal brutal tembak mati Kopassus hingga Tukang Ojek. Reza Indragiri Amriel Sebut KKB di Papua Masuk Kategori Sebagai Terorisme Pembangkang Nasionalis 

TRIBUNJAMBI.COM, SEMANGGI - Meski pemerintah baru merencanakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua  sebagai organisasi terorisme, namun hal ini sudah mendapat persetujuan dari berbagai pihak.

Misalnya, Pakar Psikologi Forensik, Reza Indragiri Amriel, mendukung pemerintah yang melabeli Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua sebagai kelompok teroris.

Bahkan, Reza menyebut KKB Papua tepat dikategorikan sebagai Nationalist Dissident Terrorism atau Terorisme Pembangkang Nasionalis.

"Bagi saya, KKB di Papua itu tepat dikategori sebagai Nationalist Dissident Terrorism yang paling tidak beroperasi secara lokal," kata Reza kepada Warta Kota, Kamis (29/4/2021).

Baca juga: Menkopolhukam Resmi Umumkan KKB Papua Sebagai Terorisme, Ini Langkah yang Bakal Pemerintah Lakukan

Reza menceritakan bahwa sekitar dua atau tiga tahun lalu, dalam suatu perbincangan di salah satu TV lokal di Jakarta, dirinya sempat mengajukan pertanyaan ke seorang pejabat BNPT.

"Saya tanya, apakah terorisme semata-mata berkaitan dengan agama? Dia menjawab, tidak. Bahkan pejabat tersebut mengatakan ada yang lebih berbahaya, yaitu separatisme," ujar Reza.

Lalu menurut Reza, dia kembali bertanya, apakah separatisme sebagai terorisme yang lebih berbahaya itu, juga dicakup dalam UU Pemberantasan Terorisme saat itu?

"Dia katakan tidak, saat itu," kata Reza.

Tapi hari ini, pemerintah resmi menyebut KKB di Papua sebagai kelompok teroris.

"Sebagaimana isi hati saya yang sebenarnya pada dialog di stasiun TV itu, saya tentu mendukung sikap Pemerintah. KKB di Papua itu tepat dikategori sebagai Nationalist Dissident Terrorism yang, paling tidak, beroperasi secara lokal," tutur Reza.

Baca juga: Bunga Pilih Kabur dari Rumah Tak Kuat Hadapi Ayah Kandung Paksa Berhubungan Badan

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved