Breaking News:

Berita Kerinci

Keindahan Hutan Bambu Buluh Perindu dapat Pujian Dari Kementerian

Daun-daun yang berguguran di bawah pun menambah keindahan dari tempat ini. Ketika angin bertiup, daun bambu..

Herupitra
Keindahan Hutan Bambu Puluh Perindu dapat Pujian Dari Kementerian 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Objek wisata hutan bambu buluh perindu di desa Baru Semerah, Kecamatan Tanco, Kabupaten Kerinci, Jambi disambanggi oleh pihak Kementrian pariwisata, Kamis (29/4). Keindahan hutan bambu buluh perindu itu pun dapat pujian dari pihak Kementrian.

Adalah ibu Nur Perwakilan dari Kementrian pariwisata yang melontarkan pujian. Didampingi pihak Pariwisata Provinsi Jambi dan Kadis Pariwisata Kabupaten Kerinci serta Kadis PMD Kerinci mereka berfoto menggunakan baju khas Jepang di Buluh Perindu. 

Nur mengungkapkan, bahwa pihak kementerian siap membantu untuk pengembangan objek wisata hutan bambu buluh perindu.

"Pengelola silakan mengajukan proposal ke pusat untuk pengembangan wisata. Dengan catatan harus ada legalitas tanahnya," ungkap Nur. 

Begitu juga yang disampaikan oleh pihak Dinas PMD bersama Pariwisata kerinci, bahwa mereka pun siap membantu pengembangan wisata kerinci terutama wisata hutan bambu buluh perindu. 

Bagi yang belum pernah berkunjung, bahwa sepanjang jalan menuju objek wisata buluh perindu, mata dimanjakan dengan keindahan alam nan menggoda. Bangunan berbahan bambu ikut menghiasi jalan menuju lokasi.

Keberadaan objek wisata Buluh Perindu ini, mengingatkan kita pada Sagano Bamboo Forest, wisata hutan bambu yang sangat populer di Jepang.

Diantara rumpun bambu satu dengan yang lain, membentuk lorong untuk dilewati. Dedaunan tampak lebat diantara batang bambu, hijau dan membuat suasana semakin asri. 

Daun-daun yang berguguran di bawah pun menambah keindahan dari tempat ini. Ketika angin bertiup, daun bambu seolah menari-nari hingga menimbulkan suara gemericik yang khas. 

Batang bambu pun ikut bergesekan dengan bunyi yang tak kalah menariknya, yang menciptakan nyanyian alam yang memanjakan gendang telinga. Berjalan menyusuri jalanan tanah menuju destenasi, sungguh menenangkan hati dan menjernihkan pikiran.(*)

Baca juga: Nakesnya Terpapar Covid-19, Sejumlah Layanan di RSUD Raden Mattaher Dibatasi

Baca juga: Mutiara Ramadan - Produktif Dalam Menjalankan Puasa

Baca juga: 99 KPM PKH di Kerinci Belum Bisa Lakukan Pencarian

Penulis: Herupitra
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved