Breaking News:

Berita Kota Jambi

Pemprov Jambi Putuskan Mudik Antar Kabupaten/Kota Juga Dilarang

Untuk teknis penyekatan Varial menyebut tim mendirikan posko di perbatasan Provinsi. Selain itu, pintu keluar masuk

TRIBUNJAMBI/ZULKIFLI AZIS
Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi Sudirman 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Selasa (27/4/2021) Pemerintah Provinsi Jambi bersama Forkopimda menggelar rapat koordinasi. Rakor ini salah satunya menetapkan kebijakan pelarangan mudik antar kabupaten/kota dalam Provinsi Jambi.

Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman mengatakan, mudik antar kabupaten/kota di daerah tak bisa karena dari segi zonasi posisinya 6 zona oranye dan 4 kuning.

 “Jadi ini sudah mengkhawatirkan, dari sisi zonasi belum memungkinkan melakukan arus mudik antar kabupate/kota,” ujarnya kepada Tribunjambi.com usai Rakor.

Ia menegaskan tanggal 6 sampai 17 Mei tak ada lagi aktivitas mudik. “Dalam waktu ini enggak ada betul balik arah,” jelasnya.

Mengenai pengawasan mudik ia mengatakan ada pos perbatasan yang didirikan dari koordinasi dengan Polda Jambi. “Nanti ada 33 pos kabupaten Kota dan 8 didarat antar Provinsi,” terangnya.

Ia menambahkan, pihak Polda juga sebelumnya sudah koordinasi menegenai posko wilayah batas Provinsi. “Nantinya bu Pj Gubernur akan bersurat ke bupati walikota untuk bertanggung jawab siapkan pos,” ucap Sudirman.

Dilain pihak Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi Varial Adhi Putra terkait pembangunan posko akan dibangun di lokasi posko seperti tahun sebelumnya. “Posko ini akan dilaksanakan TNI/Polri, kemudian Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi serta Dishub kabupaten kota tempat posko,” jelasnya.

Posko ini akan efektif pada 6 hingga 17 Mei mendatang. Sebelum tanggal ini posko aktif tapi masih diperbolehkan untuk lalu lintas, namun dengan protokol kesehatan ketat. Nanti secara random (acak) penumpang akan dicek dengan rapid tes antigen. “Mana yang masuk ke dalam Provinsi Jambi akan dicek, ini detil nantinya merupakan bagian Satpol PP Provinsi Jambi,” katanya. 

Untuk teknis penyekatan Varial menyebut tim mendirikan posko di perbatasan Provinsi. Selain itu, pintu keluar masuk kabupaten akan juga dilaksanakan posko pengawasan. “Info dari Polda mereka akan membuat 33 titik posko, lalu untuk dua kabupaten/kota yang berbatasan akan berkoordinasi untuk mendirikan posko perbatasan,” ujarnya.   

 “Bukan berarti tak boleh melintas ya, tetap ada pengecualian seperti ibu hamil melahirkan dan syarat lainnya yang ditentukan dari pusat,” katanya.

Untuk rutinitas pekerja dari luar Kota Jambi yang masuk ke kota, Varial menerangnkan itu bukan namanya mudik. “Ini aktivitas keseharian ini tak masalah, nanti ada identitas pekerjaan yang diminta petugas untuk melanjutkan perjalanan ke kantor, akan dipilah saat di posko untuk jenis ini,” pungkasnya. 

Penulis: Zulkipli
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved