Breaking News:

Berita Kota Jambi

Edukasi Pengolahan Limbah Medis Klaster Covid-19 Keluarga Besar, Pasien Olah Limbah Sebelum Dibuang

Arahannya berupa tentang isolasi mandiri tentang limbah medis bagaimana cara mengolah masker agar tidak didaur ulang.

tribunjambi/rara khushshoh
Edukasi Pengolahan Limbah Medis pada Klaster Covid-19 Keluarga Besar, Pasien olah Limbah Sebelum Dibuang 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI - Kamarudin, Kepala Seksi Promosi dan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Jambi berujar pentingnya tahu mengenai pengolakan limbah medis. Pasien diedukasi pengolahan limbah medis pada klaster Covid-19 keluarga besar.

Selain itu, pasien harus mengolahnya terlebih dahulu sebelum dibuang.

Keluarga tersebut merupakan 21 orang yang terpapar Covid-19 usai acara punggahan, sambut Ramadhan. Selain itu juga, edukasi diberikan pada keluarga lainnya yang tidak terpapar Covid-19.

Arahannya berupa tentang isolasi mandiri tentang limbah medis bagaimana cara mengolah masker agar tidak didaur ulang.

"Cara pengolahannya maskernya diambil, dipotong-potong juga, lalu direndam dalam ember. Perendaman dilakukan dengan campuran bayclin (cairan pemutih). Habis itu baru kita masukan kantung plastik," ungkap Kamarudin, Selasa (27/04/2021).

Selain itu, pihaknya juga sudah memberikan plastik kuning khusus tempat penampungan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).

Beberapa belah pihak sudah sepakat, dengan keluarga yang terpapar Covid-19 itu. Nanti limbah itu dikumpulkan, kontak petugas puskesmas juga diberikan kepada para pasien.

Karena, pada penanganan limbah ini, sistemnya yaitu harus menjemput bola. Sehingga petugas puskesmas akan menjemput sampah-sampah yang telah dikumpulkan itu. Kemudian, sampah tersebut akan diantarkan pada TPS limbah B3.

Saat itu, Dinas Kesehatan Kota Jambi juga melakukan edukasi bersama puskesmas setempat.

"Insya Allah kami juga Puskesmas Payo Selincah yang punya wilayah akan terus berkesinambungan memantau," katanya.

Pihaknya melakukan kunjungan dalam rangka sosialisasi tentang apa yang harus dilakukan pada warga yang yang melaksanakan isolasi mandiri.

Ia juga mengatakan bahwa masker juga diberikan untuk warga yang terpapar Covid-19 itu.

"Sosialisasi tentang apa yang harus dilaksanakan oleh keluarga yang melakukan isolasi mandiri," ucapnya.

Katanya, panduan nengenai aktivitas serta mobilitas saat karantina, selain itu juga aturan mengenai isolasi mandiri dijelaskan.(TribunJambi/Rara Khushshoh Azzahro)

Baca juga: MEDIA Korsel Ungkap Fakta Mengejutkan Soal KRI Nanggala-402, Sebut Perawatan Dilakukan 9 Tahun Lalu

Baca juga: Muara Bulian Zona Merah, Perkantoran dan Supermarket Diimbau Tingkatkan Disiplin Prokes Covid-19

Baca juga: Berlanjut Sinetron Ikatan Cinta Hari Ini 27 April 2021, Makin Kompleks dan Bikin Baper karena Ini

Penulis: Rara Khushshoh Azzahro
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved