Breaking News:

Ramadhan Tahun ini BI Jambi Belum Buka Layanan Kas Keliling untuk Penukaran Uang

Informasi ini disampaikan langsung oleh KPw Bank Indonesia Provinsi Jambi, Suti Masniari Nasution mengatakan, untuk lebih mengoptimalkan dan mempermud

ist
Ilustrasi Penukaran Uang 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dalam rangka memitgasi risiko penularan Covid-19 dan menghindari adanya kerumunan masyarakat, Ramadhan kali ini Bank Indonesia belum membuka layanan kas keliling secara retail.

Informasi ini disampaikan langsung oleh KPw Bank Indonesia Provinsi Jambi, Suti Masniari Nasution mengatakan, untuk lebih mengoptimalkan dan mempermudah penukaran uang kepada masyarakat, KPwBI Provinsi Jambi telah bekerjasama dengan 26 (dua puluh enam) kantor bank umum di Kota Jambi.

“Untuk melayani penukaran dimaksud tanpa dipungut biaya dengan waktu operasional setiap hari kerja mulai pukul 09.30 s.d. 13.00 WIB pada tanggal 12 April s.d. 11 Mei 2021,” ujarnya pada beberapa waktu lalu di Kantor BI Jambi.

Selain itu, KPwBI Provinsi Jambi melakukan layanan penukaran uang pecahan kecil melalui Kas Titipan di 2 (dua) lokasi yaitu, PT Bank Negara Indonesia Kantor Cabang Muaro Bungo – Kab. Bungo. Dan PT Bank Negara Indonesia Kantor Cabang Kuala Tungkal – Kab. Tanjung Jabung Barat.

“Adapun waktu operasional setiap hari kerja mulai pukul 09.30 s/d 13.00 WIB pada tanggal 12 April s.d 11 Mei 2021,” katanya.

Namun demikian, KPwBI Provinsi Jambi juga telah mengagendakan pelaksanaan kas keliling secara wholesales(dalam jumlah besar) kepada perbankan setempat pada tanggal 5 - 9 April di Sarolangung - Singkut, 19 - 23 April 2021 di Muaro Sabak - Kampung Laut, 26 a 30 April 202 di Merangin - Bangko/Subgai Manau.

KPw BI Provinsi Jambi menghimbau kepada masyarakat Jambi, dalam melakukan penukaran uang Rupiah dengan tetap menjalankan protokol kesehatan (5M: Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi) di loket resmi yang telah ditetapkan tersebut agar terhindar dari peredaran uang palsu, pemotongan, atau pengenaan biaya dalam penukaran.

“Berhati-hatilag dalam melakukan transaksi tunai. Teliti uang Rupiah yang diterima dengan teknik 3D (Dilihat, Diraba, dan Diterawang),” pesannya.

“Dan jangan lupa memperlakukan dan merawat Rupiah dengan baik dengan menumbuhkan Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah,” tambahnya.

Lanjutnya, masyarakat juga harus berhati-hati dalam membawa uang tunai dalam jumlah yang cukup besar guna menghindari perampokan, pencurian, dan lain sebagainya. Jika perlu meminta bantuan pihak aparat keamaan.

Dalam meningkatkan penggunaan pembayaran non-tunai untuk transaksi dalam jumlah besar atau retail dengan transfer melalui BI-RTGS/SKNBI, menggunakan Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK), Uang Elektronik (e-money), dan/atau aplikasi yang menyediakan Quick Response-code Indonesian Standard (QRIS) untuk transaksi retail (kecil).

“Cara ini dilakukan agar menghindari risiko membawa uang tunai dalam jumlah besar maupun menjaga higienitas dalam bertransaksi,” pungkasnya.

Baca juga: VIDEO Cinta Ditolak Maniur Sihotang Siksa Pacarnya

Baca juga: AS Turut Bantu dalam Mencari KRI Nanggala 402, Turunkan Pesawat Canggih Pemburu Kapal Selam

Baca juga: Promo Alfamart Hari Ini 24 April 2021 Promo JSM Alfamart Semarak Ramadhan Harga Super Hemat

Penulis: Vira Ramadhani
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved