Breaking News:

Mulai Gaduh Isu Reshuffle Kabinet, Seknas Jokowi: Presiden Jokowi Sebaiknya Bicara!

Sekjen Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi, Dedy Mawardi menilai sebaiknya ada penegasan tidak ada kocok ulang kabinet.

Tribunnews/Republika
Presiden Jokowi diminta angkat bicara soal reshuffle kabinet. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta angkat bicara terkait wacana reshuffle kabinet agar tak gaduh.

Sekjen Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi, Dedy Mawardi menilai sebaiknya ada penegasan tidak ada kocok ulang kabinet kecuali hanya mengisi kursi Menteri Investasi, sebagai nomenklatur baru dalam Kabinet Indonesia Maju.

"Untuk menghindari kegaduhan, kami menyarankan Presiden Jokowi sebaiknya menyampaikan langsung ke masyarakat tidak ada menteri yang di reshuffle, yang ada penambahan menteri baru untuk kementerian investasi," katanya kepada wartawan, Kamis (22/4/2021).

Menurut Seknas Jokowi, muncul sedikit kegaduhan sejak disahkannya pembentukan Kementerian Investasi dan peleburan Kementerian Ristek ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Pasalnya, reshuffle kabinet tiba-tiba mencuat sementara wacana tersebut belum jelas kebenarannya.

Baca juga: Nadiem Makarim dan Yasonna Laoly Mendadak Temui Megawati di Teuku Umar, Terkait Isu Reshuffle?

Baca juga: Moeldoko Bisa Tamat, Pengamat Prediksi Ini yang Terjadi Jika Jokowi Reshuffle Kabinet

Beberapa pihak bahkan menyebut beberapa nama tokoh yang dianggap layak untuk mengisi kursi Menteri Investasi dan Mendikbud/Ristek.

Selain itu juga, menteri-menteri yang dianggap layak untuk direshuffle mulai mencuat ke publik.

Wacana reshuffle ini pun seperti isu liar yang terus menarik perhatian publik.

Karena itu lah Seknas Jokowi menyarankan Presiden Jokowi perlu angkat bicara memberi penjelasan dan penegasan.

Sehingga setelah itu tidak ada lagi kegaduhan seperti sekarang ini.

Halaman
12
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved