Breaking News:

Mutiara Ramadan

Bulan Ramadan, Ayat Seribu Dinar dan Dilema Pedagang Warteg

Mungkin sebagian orang sudah, tapi sebagian yang lain bisa jadi belum pernah dengar. ayat seribu dinar adalah surah Ath-Thalaq ayat 2-3.

TRIBUN JAMBI/IST
Fajri Al Mughni, Lc, MUd 

Mungkin sebagian orang sudah, tapi sebagian yang lain bisa jadi belum pernah dengar. ayat seribu dinar adalah surah Ath-Thalaq ayat 2-3.

Oleh : Fajri Al Mughni, Lc, MUd Dosen IAI Nusantara Batanghari

Mencari rizki hukumnya wajib. Memfasilitasi orang untuk melanggar aturan agama tentu akan berimbas kepada dosa. Di sanalah letak dilemanya.

Sudah pernah dengar ayat seribu dinar?

Mungkin sebagian orang sudah, tapi sebagian yang lain bisa jadi belum pernah dengar.

ayat seribu dinar adalah surah Ath-Thalaq ayat 2-3.

Artinya: “Siapa saja yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezki dari arah yang tidak disangka-sangka. Dan siapa saja yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki)-Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.

Bagaimana ayat ini bisa digunakan dan diterapkan oleh para pedagang warteg dan pedagang makanan lainnya dalam konteks bulan Ramadan?

Pertama: yang sangat dibutuhkan oleh seorang muslim yang beriman, atau seorang muslim yang bercita-cita menjadi beriman, adalah keyakinan dan kemantapan hati bahwa Al-Islam huwal hal. Islam adalah solusi.

Kedua: dalam ayat seribu dinar, terdapat kalimat “Siapa saja yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia (Allah) akan mengadakan baginya jalan ke luar”.

Halaman
1234
Editor: Deddy Rachmawan
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved