Breaking News:

Ribut Impor Beras, Jokowi: Pemerintah Sebetulnya Tidak Senang, Tapi

Presiden Joko Widodo menyebut bahwa sesungguhnya pemerintah juga tidak senang mengimpor beras, tapi ada alasan lain mengapa itu harus dilakukan.

Tribunnews/Republika
Presiden Jokowi ikut angkat bicara soal impor 1 juta ton beras. 

Ribut Impor Beras, Jokowi: Pemerintah Sebetulnya Tidak Senang, Tapi

TRIBUNJAMBI.COM - Masalah impor 1 juta ton beras sempat jadi gaduh pihak Bulog tak setuju lantaran stok beras di gudang Bulog masih melimpah.

Presiden Joko Widodo akhirnya ikut angkat bicara. Ia menyebut bahwa sesungguhnya pemerintah juga tidak senang mengimpor beras.

Namun, ada hal-hal yang terkadang menyebabkan pemerintah harus menempuh langkah tersebut. Hal tersebut misalnya, terjadi situasi tertentu yang menyebabkan kurangnya stok beras nasional.

"Pemerintah sebetulnya tidak senang dan tidak suka yang namanya impor beras," kata Presiden Jokowi saat meninjau panen di Desa Wanasari, Indramayu, Rabu (21/4/2021).

Baca juga: Budi Waseso Buka Dalang Dibalik Perintah Impor 1 Juta Ton Beras, 2 Menteri Jokowi Terlibat

Baca juga: Nadiem Makarim dan Yasonna Laoly Mendadak Temui Megawati di Teuku Umar, Terkait Isu Reshuffle?

"Tetapi karena itung-itungan banyak yang kena banjir, kemudian pandemi, kadang-kadang memang itung-itungan kalkulasi itu, waduh ini kurang. Sehingga perlu tambahan untuk cadangan," jelasnya.

Namun demikian, Jokowi menegaskan bahwa bahwa pemerintah tidak akan mengimpor beras hingga Juni 2021.

Bahkan, jika produksi beras dalam negeri bagus, hingga akhir tahun impor tak akan dilakukan.

"Sudah kita putuskan bahwa sampai Juni tidak ada impor. Insya Allah nanti juga sampai akhir tahun kalau kita tahan produksinya bagus berarti juga tidak akan impor," ujar Jokowi.

Menurut Jokowi, pemerintah terus berupaya untuk membangun sistem pertanian yang baik.

Presiden Jokowi.
Presiden Jokowi. (Tribunnews/Republika)
Halaman
12
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved