Breaking News:

Warga Desa Pungut Positif Covid

Imbas Lockdown, Warga Desa Pungut Kerinci Belum Dapat Bantuan, Bayi Kehabisan Susu

Memasuki hari ketiga lockdown, kebutuhan pokok warga pun mulai habis. Sementara bantuan dari pemerintah daerah belum didapatkan warga setempat.

Tribunjambi/Heru
Tes swab warga Desa Pungut, Kabupaten Kerinci. Hasilnya 32 warga positif Covid-19. 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Sejak 19 April 2021 Desa Pungut Mudik, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci diberlakukan lockdown.

Warga tidak diperbolehkan keluar desa akibat dinyatakan sebagai zona merah.

Memasuki hari ketiga lockdown, kebutuhan pokok warga pun mulai habis. Sementara bantuan dari pemerintah daerah belum didapatkan warga setempat.

Hal itu diakui oleh warga Pungut dihubungi via telepon, Rabu (21/4/2021). Ia mengatakan, masyarakat Pungut Mudik sangat mematuhi instruksi pemerintah untuk lockdown.

“Kami dilarang meninggalkan desa, tapi secuil bantuan sama sekali belum kami terima sejak dinyatakan lockdown dua hari lalu. Padahal kita semua tau kebutuhan harus di beli diluar desa kami," ungkap warga.

Sejauh ini ujarnya, untuk makan dan kebutuhan lainnya, masih mengandalkan stok yang ada. Namun stok sembako yang ada pun kini semakin berkurang.

"Sebelumnya ada bantuan 5 karung beras, namun itu hanya untuk 32 orang yang sebelumnya telah dinyatakan positif dari hasil swab PCR satu minggu yang lalu," ucapnya.

Namun yang sangat mendesak saat ini ujarnya, adalah kebutuhan susu formula untuk bayi. Sebab untuk susu bayi warga hanya bisa membelinya di Sungai Penuh, tapi kini warga dilarang untuk keluar desa.

"Kebutuhan bayi yang sangat kami khawatirkan saat ini. Apa lagi bayi yang hanya membutuhkan susu formula, kini kehabisan susu," tuturnya.

Untuk itu warga mengharap pemerintah bisa segera mencari solusi. Apa lagi kebutuhan pokok di tengah bulan ramadhan sangat banyak.

"Kalau untuk beras mungkin masih ada stok, tapi susu bayi memang harus dibeli keluar," harap warga.

Camat Air Hangat Timur, Armen dikonfirmasi mengatakan, sejauh ini pihaknya belum mendapat leporan keluhan dari masyarakat desa Pungut Mudik pasca lockdown.

"Kalau bantuan dari pemerintah yang diberikan melalui Kecamatan sejauh ini memang belum ada. Entah kalau diberikan langsung ke masyarakat tidak melalui kami," jelasnya.

Sementara itu Pj Sekda Kerinci Asraf belum bisa memberikan komentar terkait hal ini. Di hubungi Tribunjambi.com melalui WA, Sekda meminta agar bisa dikonfirmasikan ke Kalak BPBD.

"Konfirmasi dengan Kalak BPBD Pak Daripus yo. Aku lagi rakor dengan KPK di Jambi," ujar Sekda.

Baca juga: Promo KFC Hari Ini 21 April 2021 Kombo Ramadan Rp13Ribuan KFC CRAZY DEALS MALL! Rp59.091 Aja

Baca juga: Tisya Erni Buka-bukaan Pernah Dipepet Sule, Namun Tak Terima Dituding Pelakor dan Ungkap Fakta Ini

Baca juga: Sedang Asik Bermain, Pria Rudapaksa 3 Anak Dibawah Umur, Terbongkar Saat Korban Keluhkan Sakit

Penulis: Herupitra
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved