Breaking News:

Berita Kota Jambi

Edaran Terbaru Pemprov Jambi Terkait Pembatasan Kegiatan Masyarakat Untuk Pengendalian Covid-19

Pemerintah Provinsi Jambi kembali mengeluarkan surat edaea terkait perpanjangan pemberlakuan...

Istimewa
Surat Edaran Terbaru Pemprov Jambi Terkait Pembatasan Kegiatan Masyarakat Untuk Pengendalian Covid-19 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pemerintah Provinsi Jambi kembali mengeluarkan surat edaea terkait perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro dan pengoptimalan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk penendalian covid-19.

SE Nomor :5- l60/ 890/DP3AP2-4.3/IV/2021 tersebut diteken langsung oleh Pj Gubernur Jambi Hari Nur Cahya Murni pertanggal 19 April 2021 kemarin. SE  melaksanakan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 09 Tahun 2021 tanggal 19 April 2021 itu mengatur hal-hal berikut. 

1. Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi agar melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro diantaranya; 

a. membatasi tempat kerja/perkantoran dengan menerapkan Work From House (WFH) sebesar 50% (lima puluh persen) memberlakukan protokol kesehatan secara lebih ketat; 

b. melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring (online) dan luring (offline) atau tatap muka, untuk perguruan tinggi/akademi dibuka secara bertahap, dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat; 

c. untuk sektor esensial seperti : kesehatan, bahan pangan, makanan dan minuman, energy, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, perbankan, perhotelan, konstruksi, pelayanan dasar, utilitas publik dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional dan tertentu, kebutuhan sehari-hari yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat tetap dapat beroperasi 100% (seratus persen) dengan pengaturan jam operasional, kapasitas dan penerapan protokol kesehatan secara ketat; 

d. melakukan pengaturan pemberlakuan pembatasan jam operasional untuk pusat perbelanjaan/mall sampai dengan Pukul 21.00 dan kegiatan restoran (makan/minum) sebesar 50% (lima puluh persen) dan untuk layanan makanan melalui pesan antar/dibawa pulang tetap diizinkan sesuai dengan jam operasional restoran dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat; 

e. mengizinkan kegiatan konstruksi beroperasi 100% (seratus persen) dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat; 

f. mengizinkan tempat ibadah untuk dilaksanakan dengan pembatasan kapasitas sebesar 50% (lima puluh persen) dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat; g. kegiatan fasilitas umum diizinkan dibuka, dengan pembatasan kapasitas maksimal 50% (lima puluh persen) yang peraturannya ditetapkan dengan Peraturan Daerah atau Peraturan Kepala Daerah; 

h. kegiatan seni, sosial dan budaya yang dapat menimbulkan kerumunan diizinkan dibuka maksimal 25% (dua puluh lima persen) dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat ; dan i. dilakukan pengaturan kapasitas dan jam operasional transportasi umum. dan Work From Office sebesar 50% (lima puluh persen) dengan tempat

Halaman
12
Penulis: Zulkipli
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved