Breaking News:

Batas Penyekatan Kabupaten Kota Soal Larangan Mudik, Dinas Perhubungan Kota Jambi Tunggu Rakor

"Misalkan Kota Jambi dengan Muarojambi seperti apa. Kami masih nunggu dari teknisnya seperti apa," jelas Saleh Ridho, Kepala Dinas Perhubungan Kota Ja

Tribunjambi/Rara
Saleh Ridho Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi, Senin (19/4/2021). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dinas Perhubungan Kota Jambi menunggu Rakor dengan pihak provinsi diadakan. Rakor tersebut tentang penyekatan batas kabupaten kota untuk penerapan larangan mudik 2021.

"Misalkan Kota Jambi dengan Muarojambi seperti apa. Kami masih nunggu dari teknisnya seperti apa," jelas Saleh Ridho, Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi belum lama ini.

Ia berkata, dengan demikian supaya adanya keseragaman. Harapannya, jangan sampai Kota Jambi menghalangi orang untuk masuk ke kota ataupun keluar, tetapi kabupaten lain tidak.

Sekarang penyekatannya seperti apa belum diketahui. Ia mengatakan membutuhkan koordinasi dari pihak provinsi untuk mempercepat rakor.

Rakor yang dimaksud yaitu terkait penyekatan antar kabupaten kota dalam rangka mudik 2021.

"Jangan sampai nanti Kota Jambi hanya menyekat, kabupaten lain tidak menyekat kan tidak etis ya," ucap Saleh Ridho.

Namun terkait PO transportasi, dan lain sebagainya sesuai edaran tidak akan beroperasi. Selain itu, penyekatan di batas provinsi.

Lebih lanjut, yang pasti H-7 Idul Fitri akan ada Operasi Ketupat. Dishub Kota Jambi dengan Satlantas akan mendirikan posko-posko.

Salah satunya posko yang ada di perbatasan, seperti pada saat pengetatan Covid-19.

"Sekitar enam pintu masuk yang diwacanakan untuk dilakukan penjagaan seiring dengan SE mengenai mudik," ucap dia.

Mengenai kejadian kecolongan yang mungkin saja terjadi bila masyarakat membawa surat izin dari pemerintah setempat, ia menjawab.

Kata dia, yang jelas teknis penjagaan di lapangan akan berpedoman dengan SE yang berlaku.

"Ya tapi kalau ada surat yang ditandatangani basah oleh lurah, kades, atau atasan langsung ya kita bolehkan lah. Terkait itu palsu atau tidak, kita tidak bisa. Akan mengacu pada SE," tutup Saleh Ridho.

Baca juga: Rizieq Shihab Diminta Tanggung Jawab Soal Kerumunan di Megamendung : Tidak Ada Urusan

Baca juga: Cerita Iptu Septia Polwan Cantik Polres Tanjabbar, Hadapi Ancaman dari Telepon hingga Pesan Singkat

Baca juga: Bulan Puasa Museum Perjuangan Rakyat Jambi Tetap Buka

Penulis: Rara Khushshoh Azzahro
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved