Breaking News:

Berita Merangin

Meski Dilarang, Pasar Bedug Dadakan Tetap Menjamur di Kota Bangko Merangin 

Meski dilarang pemerintah Kabupaten Merangin untuk guna mengantisipasi kerumunan dan penyebaran Covid-19, nyata pasar bedug dadakan menjamur.

tribunjambi/darwin sijabat
Meski Dilarang, Pasar Bedug Dadakan Tetap Menjamur di Kota Bangko Merangin  


TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Meski dilarang pemerintah Kabupaten Merangin untuk guna mengantisipasi kerumunan dan penyebaran Covid-19, nyata pasar bedug dadakan menjamur.

Seperti sebelum Pandemi Covid - 19, jika memasuki bulan suci ramadhan, Pasar Baru, tepatnya di Ujung Jembatan Layang Bangko selalu ramai dipadati penjual dann juga pembeli yang berburu takjil.

Pantauan dilokasi, meski pemerintah Kabupaten Merangin melarang membuka dan berjualan di Pasar Beduk, namun disana terpantau mulai pukul 15.00 WIB hingga buka puasa tiba kawasan itu tampak ramai dan terkadang juga menyebabkan kemacetan. K

Keberadaan pasar bedug itu, sudah berlangsung sejak lama, terutama saat bulan puasa tiba. Meskipun saat ini pandemi virus corona (Covid-19) warga masih antusias membeli takjil.

Masyarakat sekitar, menyebutkan pasar takjil, karena sederet pedagang di sana berjualan berbagai aneka makanan persiapan berbuka puasa.

Deno (42) seorang pedagang saat ditemui dilokasi menuturkan, hampir setiap tahun bila bulan puasa dirinya berjualan takjil itu. Bahkan dirinya rela berpanas-panasan dari pukul 14.00 WIB sudah membuka lapak dagangannya.

" Mau gimana lagi bang, namanya cari rezeki. Dak apo pemerintah melarang, karena inilah salah satu cara kami untuk mengais rizki," ungkap Deno penjual Cendol dan juga Aneka Kue.

Dikatakan Deno, tradisi pedagang musiman ini hampir setiap tahun ditekuninya. Untung yang diraup pun cukup menjanjikan, hal tersebut dilakukan setiap sore sampai idul Fitri mendatang
.
“Dua hari ini sudah mulai puasa kan, tingkat pembeli masih tinggi meski sedang dilanda virus corona. Mau tidak mau, anak mai babaju rayo, kito jugo nak beli kue lebaran. Jadi macam inilah kita cari rezeki” katanya.

Sementara itu  Indah (25) seorang pembeli mengatakan, kehadiran pasar bedug atau pasar takjil di bulan Ramadan selalu dinanti- nanti warga, apa lagi makanan yang disediakan disana beragam menu.

"Mulai dari lauk kampung, madakan has kampung, sampai masakan ikan Khas Merangin juga dijual disana. Kue dan xang lainnya. Jadi kalau ASN atau anak kos biasanya gak sempat masak, atau mau mencari menu madakan lain bisa mencari ke pasar Beduk sini," ungkapnya.

Selain itu Menurutnya, warga merasa bersukur jika pasar beduk masih ada di Kota Bangko, sehingga suasana dibulan Suci Ramadhan itu lebih terasa.

“Makanya di setiap bulan Ramadan, warga selalu menyerbu pasar bedug, banyak menyediakan jenis makanan yang enak-enak,” pungkasnya. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)

Baca berita lain terkait Merangin

Baca juga: Benarkah 6 Menteri Ini yang Bakal Diganti Presiden Jokowi Pada 21 April Mendatang? Ini Namanya

Baca juga: Merangin Berduka, Asisten III Tutup Usia, Al Haris Sampaikan Belasungkawa 

Baca juga: Kuasai Pasar Ritel Jambi, UMKM Fanses Meraup Omset Hingga Rp 200 Juta per Bulan

Penulis: Darwin Sijabat
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved