Breaking News:

Liputan Khusus

Marak Jual Beli Rekening di Media Sosial, Awas Disalahgunakan untuk Judi Online Hingga Penipuan

jual beli rekening bank dan ATM di media sosial (medsos) semakin marak di Jambi. Praktik seperti ini banyak dilakukan akun yang belum jelas

Kompas.com/ Totok Wijayanto
Ilustrasi. Mata uang rupiah. Pemerintah bantu warga di masa pandemi dengan Rp 500 ribu, dan token listrik, ini cara mendapatkannya 

Jual beli rekening bank dan ATM di media sosial (medsos) semakin marak di Jambi. Praktik seperti ini banyak dilakukan akun yang belum jelas statusnya, di antaranya melalui Facebook.

TRIBUNJAMBI.COM  - Jual beli rekening bank dan ATM di media sosial (medsos) semakin marak di Jambi. Praktik seperti ini banyak dilakukan akun yang belum jelas statusnya, di antaranya melalui Facebook.

Biasanya, praktik seperti ini ditemukan di laman market place Facebook.

Di sana banyak pelapak menjual nomor rekening berbagai bank, tanpa disertai buku tabungan. Ada juga pelapak yang menjual kartu ATM lengkat dengan buku tabungan dan berisi saldo tertentu.

Tapi, ada juga pelapak yang menjual rekening bank tanpa disertai buku tabungan alias 'rekening gundul'.

Praktik seperti ini biasanya dilakukan pelapak Facebook yang tak jelas statusnya.

Rekening dan ATM yang dijual dibanderol beragam, dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Lantas mengapa rekening itu diperjualbelikan?

Rekening yang dijualbelikan pelapak, biasanya digunakan untuk keperluan aktivitas online.

Ada yang menggunakan untuk bisnis online, game online, judi online, transfer uang dan lain-lain.

Halaman
12
Penulis: Monang Widyoko
Editor: Deddy Rachmawan
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved