Breaking News:

Suami Aniaya Istri di Jelutung

Mantan Sopir Becak Motor Aniaya Isteri hingga Kritis Ditangkap Polisi 2 Jam Pascamelarikan Diri

Ia diringkus, sekira 2 jam pasca menganiaya sang isteri menggunakan batu gilingan dapur dan sebilah pisau.

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI/ARYO TONDANG
Mantan sopir becak motor (Betor) di Kota Jambi, tega aniaya isteri hingga terluka parah, lantaran kesal uang bantuan langsung tunai (BLT) tidak kunjung cair. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Tim Libas Reskrim Polsek Jelutung berhasil ringkus Hasan (49) pelaku penganiayaan terhadap isterinya hingga kritis, Jumat (16/4/2021) malam.

Ia diringkus, sekira 2 jam pasca menganiaya sang isteri menggunakan batu gilingan dapur dan sebilah pisau.

Kapolsek Jelutung, Iptu Aidil Munsaf menuturkan, penangkapan Hasan berawal dari laporan pihak keluarga, bahwa terjadi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di kawasan Lorong Teratai, Payo Lebar, Jelutung.

Mendapat informasi, tim langsung bergerak melakukan penelusuran. Kata Aidil, Hasan sempat melarikan diri.

Hasan akhirnya berhasil diringkus di kawasan Simpang Rimbo, Alam barajo.

Tanpa perlawanan berarti, Hasan Langsung digiring ke Mapolsek Jelutung.

"Pelaku penganiayaan ini kita ringkus dua jam pasca kejadian, ia sempat lari ke Simpang Rimbo, namun tim bergerak cepat, dan berhasil menangkap tersangka," kata Aidil, Senin (19/4/2021) sore.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang mantan sopir becak motor (Betor) di Kota Jambi, tega aniaya isteri hingga terluka parah, lantaran kesal uang bantuan langsung tunai (BLT) tidak kunjung cair.

Perbuatan sadis tersebut dilakukan oleh Hasan (49) warga Payo Lebar, Jelutung, terhadap isterinya berinisial H (44).

Ia gelap mata, menghajar sang isteri menggunakan batu gilingan dan sebilah pisau hingga kritis dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved